[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Setelah pertemuan FOMC meninggalkan catatan dovish bagi pasar, saat ini Emas berada pada puncak korektif bullish pada USD1238, menantikan momentum bearish untuk mengakhiri siklus pergerakan bearishnya.

Sementara indeks Dollar kemarin membuat rekor terendah 6 bulan disertai obligasi AS 10-tahun yang kembali berada dibawah 1.70 persen sejak Februari. Saham juga tampak tidak terlalu antusias dengan berita dovish dari FED. Indeks Nikkei turun untuk enam sesi beruntun menyusul lemahnya penutupan pasar di Wall Street dan Dolar berada dalam tekanan jual terhadap Yen yang tampak pada USD/JPY yang jatuh di bawah 111 dan menyentuh level terendah sejak Oktober 2014.

Pada grafik H4 di bawah ini dapat dilihat salah satu kemungkinan hitungan Elliott Wave yang dapat membantu anda mengambil keputusan trading hari ini.[/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://www.seputarforex.com/sfmateri/sf_074416_262695_1.png” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]