in Tehnikal by yeremia
Emas sempat mencapai pergerakan tertinggi intraday pada kisaran USD1253 sebelum kemudian bergerak bearish pada kisaran USD1224. Kali inipun Emas masih bergerak menguat bersamaan dengan penguatan Dollar dan dukungan pelemahan pergerakan minyak dan saham. Emas masih terus mendapatkan keuntungan dari permintaan safe-haven dari arus modal saham yang keluar karena volatilitas yang belum menentu.

Selain itu volatilitas pasar juga didorong oleh meningkatnya risiko pertumbuhan dan ketidakpastian tentang bagaimana bank sentral akan bereaksi, mengingat bahwa kebijakannya yang sudah terlalu akomodatif. Menteri Keuangan AS Jack Lew mengatakan kepada Bloomberg bahwa akomodasi lainnya adalah jawabannya, dia juga mengatakan bahwa negara-negara G-20 harus menggunakan kebijakan sebagai alat untuk meningkatkan permintaan. Walaupun sebenarnya dunia industri telah mencoba untuk merangsang permintaan melalui langkah-langkah kebijakan, bahkan dalam kasus Jepang sudah sejak puluhan tahun lalu, tanpa hasil yang jelas.

Dalam kesempatan lain, Presiden Bundesbank Jens Weidmann mengatakan bahwa “akan berbahaya untuk mengabaikan” risiko jangka panjang dan efek samping dari melonggarkan kebijakan yang sudah sangat akomodatif. Meskipun demikian, tetap saja banyak pihak secara luas berharap ECB akan melakukan sesuatu pada pertemuan 10 Maret-nya. BoJ juga kemungkinan akan menawarkan stimulus lebih lanjut pada pertemuan Maret mereka, sementara kemungkinan kenaikan suku bunga FED bulan Maret telah menyusut menjadi hanya 4 persen.

Pada grafik H4 di bawah ini dapat dilihat salah satu kemungkinan hitungan Elliott Wave yang dapat membantu anda mengambil keputusan trading hari ini.

sf_071603_260759_1 GOLD Korektif Bearish Pada Kisaran 1224