in Berita Pasar by yeremia
Pair GBP/USD pada sesi perdagangan Eropa hari Kamis sore ini (26/05) terpantau menurun seiring dengan rilis data GDP Inggris yang tetap di 0.4 persen secara kuartalan dan investasi bisnis secara tak terprediksi turun jelang referendum Uni Eropa. Saat berita ini ditulis, pair GBP/USD diperdagangkan pada kisaran level harga 1.470 per dolar AS.

Data GDP Inggris
Menurut Badan Statistik Inggris (ONS), data GDP Inggris kuartal I tetap pada 0.4 persen, sesuai perkiraan. Sedangkan GDP Inggris secara tahunan mengalami penurunan tipis menjadi 2.0 persen dari sebelumnya 2.1 persen.

Diluar dari empat komponen utama output GDP, sektor produksi dan konstruksi menyusut dari kuartal sebelumnya. Data ONS menyebutkan bahwa sektor produksi turun sebesar 0.4 persen, dan konstruksi merosot hingga satu persen. Selain hal tersebut, adapun sektor manufaktur yang merupakan komponen terbesar dalam produksi turun 0.4 persen, sedangkan sektor jasa tumbuh 0.6 persen.

Disamping itu, laporan oleh ONS juga menunjukkan, investasi bisnis di Inggris menurun selama kuartal pertama ditengah-tengah ketidakpastian referendum keanggotaan Inggris di Uni Eropa. Investasi bisnis secara YoY turun menjadi -0.4 persen setelah sebelumnya mampu naik ke 3.0 persen di kuartal keempat tahun 2015 lalu. Selain itu, menurut ONS, belanja masyarakat (Household Spending) naik ke 0.7 persen pada awal kuartal tahun 2016 ini.

sf_164940_265369_pound GBP/USD Menurun Pasca Rilis Data GDP Inggris