Poundsterling Inggris menunjukkan sedikit perubahan di hari Senin (15/02) ini karena para investor yang masih menunggu data-data penting domestik Inggris yang kebanyakan akan dirilis akhir pekan ini. Pasar AS malam nanti akan tutup dalam rangka libur nasional President Day.

Sterling melonggar di bawah level 1.45 per Dolar AS sore ini karena minimnya laporan data yang mendongkrak baik dari Inggris maupun dari AS sebagai penggerak GBP/USD. Pair mata uang berjuluk Cable tersebut hanya sedikit menurun, yakni ke angka $1.14496 atau sekitar 0.04 persen dari posisi sebelumnya.

Akhir Pekan Akan Lebih ‘Seru’
Akhir pekan ini, Inggris akan menjadi sorotan pasar dengan pengumuman data-data berpengaruhnya, salah satunya adalah laporan penjualan retail dan angka inflasi untuk bulan Januari. Terlebih lagi, kesimpulan dari negosiasi yang akan digelar oleh PM Inggris, David Cameron, dengan Uni Eropa juga kan menjadi faktor kunci bagi arah pergerakan Poundsterling.

Rabu mendatang, AS akan kembali menjadi sorotan pasar dengan laporan notulen rapat FOMC untuk bulan Januari lalu. Notulen rapat FOMC menjadi rilis yang ditunggu-tunggu karena mengandung petunjuk yang cukup penting bagi keberlanjutan kenaikan tingkat suku bunga AS.

Analisa dari CMC Markets, Michael Hewson, mengatakan kepada WBP Online, bahwa notulen rapat The Fed itu hanya akan memberikan dampak yang kecil karena sebelumnya sudah ada testimoni dari Ketua The Fed, Janet Yellen.

Meski demikian, lanjut Hewson, peluncuran notulen rapat bisa menjadi tambahan referensi bagi para investor untuk mengetahui komentar-komentar para pejabat The Fed yang tergabung dalam komite FOMC. Dalam testimoninya kemarin, Yellen pada dasarnya tak mengungkap terlalu banyak perbedaan dengan pernyataannya pasca FOMC, dimana suku bunga AS masih mungkin naik dengan penyesuaian.

z?s=GBPUSD=X&t=7d GBP/USD Melorot, Pasar AS Libur Hari Ini