in Berita Pasar by lilik
Data-Inflasi-Inggris-bulan-Desember-2015-mendorong-GBPUSD-koreksi-696x487 GBPUSD Melemah Terhadap Dollar AS
GBPUSD mengalami pelemahan terhadap dollar AS disaat spekulasi adanya Brexit yang terus menekan akan permintaan poundsterling tersebut, dilain pihak pasar mengalihkan perhatiannya pada pertumbuhan inflasi dan angka klaim pengangguran Amerika.

Pada sesi Eropa GBPUSD mengalami penurunan berada pada level 1.4143. Sedangkan untuk dollar AS mengalami kenaikan pada level 94.91.

BOE memutuskan untuk tetap mempertahankan akan kebijakan moneter tanpa adanya perubahan dengan tetap mempertahankan suku bunganya sebesar 0.50% dan akan rencana pembeliaan obligasi sebanyak 375 milyar poundsterling. Ketidakpastian akan hasil Brexit akan terus menekan GBPUSD dalam jangka pendek sehingga GBPUSD diprediksikan mengalami penurunan dalam waktu dekat ini. Sedangkan pada laporan pertumbuhan inflasi dan klaim pengangguran AS memberikan dampak terhadap pasar. Dan diperkirakan untuk pertumbuhan inflasi konsumen AS naik menjadi 0.2% pada bulan Maret sedangkan untuk angka klaim pengangguran diprediksi turun menjadi 267K pada minggu lalu.

Pada laporan fundamental AS nanti malam diprediksikan adanya suatu pertumbuhan yang baik maka untuk greenback akan memiliki peluang dengan mengalami penguatan terhadap GBPUSD. Selain itu kemungkinan akan terbukanya peluang bahwa The Fed akan segera menaikkan suku bunganya di wilayah AS.