in Berita Pasar by lilik
INGGRIS2-696x418 GBPUSD
Mata uang poundsterling Inggris berada dalam tekanan dalam pekan berjalan ini dimana untuk dua hari pertama diperdagangkan melemah. Sterling yang diawal pekan masih bertengger diatas level $1,4500 namun pada Rabu pagi disesi Asia sudah terlihat tembus kebawah $1,4300.

Potensi Bearish Masih Berlanjut

Meski sempat menguat pasca rilis data inflasi Inggris bulan Januari yang tumbuh sesuai perkiraan 0,3% namun sterling tidak mampu mempertahankan penguatan dan berbalik melemah. Inflasi Inggris masih jauh dari target BOE sebesar 2% dan kemungkinan sulit untu tercapai melihat kondisi perekonomian global yang sedang melambat.

Seorang pejabat senior BoE, Ian McCafferty mengatakan pandangannya bahwa saat ini ekonomi Inggris menghadapi tekanan inflasi dan bahkan suku bunga dapat diturunkan apabila diperlukan. Pernyataan Mc Caffert bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya yang sempat mengatakan bahwa BoE siap untuk menaikan suku bunga diawal tahun ini.

Hari ini akan dirilis data tenaga kerja Inggris periode bulan Januari yang diprediksi beragam. Indeks pendapatan rata-rata diprediksi naik 1,9% atau turun dari bula Desember 2,0%, klaim pengangguran diprediksi turun 2,9K lebih rendah dari sebelumnya yang turun 4,3K. Tingkat pengangguran diprediksi turun dari 5,1% menjadi 5,0%. Sterling akan bergerak mengikuti hasil rilis data tenaga kerja hari ini. Data yang dibawah perkiraan akan semakin membenamkan sterling untuk mendekati level paritas $1,4000.