in Berita Pasar by heri
Berita forex di hari Selasa(12/4), poundsterling terpantau alami penguatan tajam terhadap dollar AS pasca dirilisnya data inflasi di wilayah Inggris sore ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, pasangan GBPUSD terpantau alami kenaikan 0.44% di level 1.4303. Pada index dollar AS, yang memperlihatkan performa greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya terpantau turun 0.29% di level 93.71.

Poundsterling terpantau alami penguatan tajam terhadap dollar AS ketika pertumbuhan inflasi di wilayah Inggris memperlihatkan terjadinya peningkatan pada periode Februari hingga Maret tahu 2016. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional menyebutkan bahwa inflasi konsumen Inggris mengalami kenaikan 0.4% di bulan Maret setelah alami kenaikan sebesar 0.2% di bulan Februari.

Di waktu yang bersamaan, Kantor Statistik Nasional menyebutkan bahwa inflasi produsen Inggris mengalami kenaikan 2.0% di bulan Maret setelah alami kenaikan sebesar 0.1% di bulan Februari dan inflasi ritel Inggris mengalami kenaikan 0.4% di bulan Maret setelah alami kenaikan sebesar 0.5% di bulan Februari.

Meski demikian, laju penguatan yang dialami poundsterling sempat tertahan akibat melambatnya pertumbuhan inflasi rumah di wilayah Inggris. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional menyebutkan bahwa inflasi rumah Inggris mengalami kenaikan 7.6% di bulan Februari setelah alami kenaikan sebesar 7.9% di bulan Januari.