poundsterling-dollar-euro-1200x672 Forex : Dollar AS Anjlok Terhadap Mata Uang Benua Eropa
Berita forex di hari Selasa(3/5), mata uang untuk kawasan benua Eropa terpantau berdiri dengan diperdagangkan menguat terhadap dollar AS pasca Bank Sentral Australia memutuskan untuk memangkas suku bunga menjadi 1.75% pada pertemuan kebijakan bulan ini.

Detik – detik menjelang pembukaan perdagangan Eropa siang ini, EURUSD terpantau menguat 0.18% dengan diperdagangkan pada level 1.1557 yang mana pasangan ini sejak tadi pagi terlihat bergerak menyentuh level low di 1.1448 dan level high di 1.1564.

Di tempat lain, mata uang Inggris dengan pasangan GBPUSD terpantau menguat 0.31% pada level 1.4723. Pasangan poundsterling terhadap dollar AS tersebut sejak pagi ini telah menyentuh level low di 1.4660 dan level high 1.4724.

Sementara itu, mata uang Swiss franc juga memperlihatkan penguatan dengan pasangan USDCHF melemah 0.19% di level 0.9527, meski index sentimen konsumen menunjukkan penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi -15 periode kuartal dua berdasarkan laporan dari SECO.

Pelemahan permintaan greenback dalam beberapa waktu terakhir ini telah dipicu oleh hasil keputusan The Fed yang lagi – lagi menunda dalam menaikan suku bunga mereka. Langkah tersebut ditempuh oleh The Fed disebabkan karena kondisi pertumbuhan inflasi yang masih rendah dan beberapa faktor hambatan pemulihan lainnya.

Selanjutnya pada pekan ini, laporan kondisi sektor tenaga kerja dan beberapa laporan industri lainnya di Amerika Serikat ternyata telah menjadi fokus para pelaku pasar. Performa kondisi pasar tenaga kerja AS dalam kuartal pertama tahun 2016 ini telah kembali ke posisi tiga bulan silam, yang saat ini berada di angkat 5.0%.