[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Dolar tergelincir lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis sore karena investor mengunci keuntungan dari rally greenback ke posisi tertinggi dua bulan dan menunggu rilis klaim pengangguran AS dan data pesanan barang tahan lama.

USD / JPY turun tipis 0,17% ke 109,99. EUR / USD naik 0,22% ke 1,1178. Dolar stabil terhadap pound dan franc Swiss, dengan GBP / USD pada 1,4701 dan dengan USD / CHF di 0,9911.

Greenback terus didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga dalam waktu dekat setelah pekan lalu menit pertemuan The Fed bulan April mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga AS mungkin terjadi jika perekonomian terus membaik.

Namun, investor tetap berhati-hati karena pemimpin G7 mengadakan pertemuan puncak di Jepang, di tengah kekhawatiran yang terus-menerus atas kekuatan ekonomi global. Para pemimpin G7 diharapkan untuk menegaskan kembali komitmen mereka sebelumnya untuk menstabilkan pasar valuta asing.

Dolar Australia naik lebih tinggi, dengan AUD / USD naik 0,11% di 0,7205, sementara NZD / USD tergelincir 0,27% ke 0,6722. Di tempat lain, USD / CAD turun 0,31% diperdagangkan pada 1,2980, terendah sejak 18 Mei.[/sdf_text_block][/sdf_col][/sdf_hero]

Kategori: Berita Pasar

Tinggalkan Balasan