[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_image id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”https://www.ifx.web.id/wp-content/uploads/yen129.jpg” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][sdf_text_block id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Berita forex di hari Selasa(3/5), meski bank Jepang libur namun greenback terpantau alami pelemahan terhadap yen ketika permintaan greenback terus alami penurunan pasca melambatnya aktifitas manufaktur di wilayah AS.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, USDJPY terpantau melemah 0.27% di level 106.14 dengan bergerak menyentuh level low di 106.06 dan level high di 106.46. Pada index dollar AS, yang memperlihatkan performa greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya telah alam penurunan 0.04% di level 92.49.

Laporan performa manufaktur Tiongkok pagi ini dijadwalkan akan dirilis pada pukul 08.30 waktu Jakarta, diperkirakan data tersebut mampu memberikan gejolak pergerakan harga pasar forex maupun commodity. Survei ekonom memperkirakan bahwa PMI Manufaktur Tiongkok akan naik menjadi 49.8 untuk periode Maret hingga April.[/sdf_text_block][/sdf_col][/sdf_hero]

Kategori: Berita Pasar

Tinggalkan Balasan