in Berita Pasar by yeremia
Harga emas berjangka menurun di sesi perdagangan Eropa Kamis (18/02), namun masih tertahan di atas level $1,200-an di tengah indikasi bahwa Federal Reserve akan memperlambat laju kenaikan tingkat suku bunganya. Emas berjangka untuk pengiriman bulan April di divisi Comex New York memudar $4.10 atau 0.34 persen untuk diperdagangkan pada 1,207 sore ini. Kemarin, harga emas berada pada posisi $3.20 atau 0.26 persen.

Tak Ada Yang Baru Dari Notulen FOMC Januari 2016
Notulen rapat The Fed AS dari pertemuan yang digelar pada Februari lalu mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan khawatir bahwa pengetatan dalam kondisi finansial global dapat memukul perekonomian AS dan bisa jadi akan mengubah pandangan mereka terhadap kenaikan suku bunga AS di tahun 2016 ini.

Harga logam mulia melonjak ke level tinggi di hari Kamis pekan lalu, terdorong oleh aksi para investor yang terbang ke aset-aset rendah risiko. Harga emas mendekati 14 persen sejauh ini, di tengah indikasi perekonomian global dan carut-marut finansial yang menyulitkan The Fed untuk menaikkan suku bunga sesuai dengan yang sudah mereka perhitungkan.

Kebijakan bank-bank sentral mayor saat ini masih mendukung Emas. Baik ECB maupun BoJ secara luas diharapkan untuk menawarkan akomodasi lanjutan pada bulan Maret mendatang. Sementara itu, probabilitas bahwa The Fed akan memulai kenaikan suku bunga kedua mereka pada bulan Maret, telah menyusut menjadi hanya 4 persen menurut FedWatch CME Group. (Baca juga: Analisa Emas 18 Februari Relatif Stabil pada Kisaran 1206)

Di sisi lain, permintaan invetsasi emas di China di awal tahun 2106 ini terpantau meningkat tajam. World Gold Council (WGC) melaporkan bahwa ada kenaikan minat dalam pembelian perhiasan namun dengan syarat bulian harus bisa mempertahankan reli harganya saat ini. Dengan kenaikan harga 14 persen, emas (XAU) menjadi aset dengan penampilan terbaik tahun ini setelah tumbang tiga tahun berturut-turut hingga 2015.

sf_163958_260390_emas_batangan3 Emas Tersangkut Di Level 1200-an Pasca Notulen FOMC