Emas kembali bergerak korektif bullish dan cenderung sideway pada kisaran USD1273 setelah data penjualan ritel AS dirilis lebih baik dari yang diharapkan. Selain itu, sentimen beragam di pasar global karena ketidakpastian atas kekuatiran utang Eropa juga kembali membuat pergerakan Emas sideway.

Pada sesi-sesi sebelumnya, Emas sempat kehilangan nilai lebih dari 1 persen dan berada pada pergerakan penurunan mingguan terbesar sejak Maret karena pergerakan Dolar AS yang terus memotong daya tarik logam. “Dolar adalah faktor utama dalam harga Emas,” kata William Wong, asisten kepala di Wing Fung Precious Metals di Hong Kong. Wong percaya bahwa opini pasar akan kental dengan unsur kenaikan suku bunga lanjutan FED.

Mencerminkan optimisme terhadap bullion, kepemilikan SPDR Gold Trust, exchange-traded fund Emas terbesar di dunia, tercatat pada angka 27.17 juta ons pada hari Kamis pekan lalu, tertinggi sejak November 2013. Tapi Wong juga mengatakan bahwa permintaan Emas fisik untuk konsumen besar Cina tetap langka, mungkin karena harga yang tinggi.

sf_022359_264533_1 Emas  Koreksi Bullish Pada Kisaran USD1273