Emas naik di hari Senin (29/02) ini. Logam mulia tersebut menyongsong performa bulanan terbaiknya dalam empat tahun terakhir, terdukung oleh gejolak yang terjadi dalam pasar saham yang menggerakkan permintaan terhadap aset-aset safe haven.

Emas spot meningkat 0.2 persen ke angka $1,224.70 per ons pada pukul 10:11 GMT, setelah menurun 1 persen di hari Jumat akibat kuatnya data ekonomi As. Kendati sempat tersandung ke loss di hari Jumat akhir pekan lalu, emas telah menghimpun perolehan hingga 9.6 persen pada Februari, lonjakan bulanan terbesarnya sejak bulan Januari 2012. Sementara itu, harga emas berjangka di NYMEX untuk pengiriman April mendaki 0.39 persen ke angka $1,225.30 per troy ons.

Menurut analisa dari OCBC Bank yang dirangkum oleh Reuters, emas tetap akan bersinar sebagai safe-haven di tengah carut-marut pasar ekuitas saat ini. Ditambalh lagi, ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga AS tiga kali tahun ini sesuai ekspektasi The Fed Desember lalu, makin mendukung harga emas menembus angka $1,200.

Harga emas di Shanghai Gold Exchange berada pada level premium, yakni sekitar $2 per ons. Hal itu mengindikasikan adanya ketertarikan beli dari konsumen emas di China.

Perlahan-lahan emas kembali pada jati dirinya sebagai aset perlindungan atau safe haven. Aset SPDR Gold Trust juga naik ke rekor tertinggi sejak Maret 2015 pada minggu lalu. Tahun 2016 ini, harga emas sudah reli 15 persen karena para investor yang telah melihat keamanan dalam berinvestasi emas di tengah pukulan yang terjadi dalam pasar saham.

sf_135907_TM1456729126_emas Emas Kian Mengilap, Menuju Performa Bulanan Terbaik 4 Tahun