in Berita Pasar by heri
31-Emas-1200x1183 Emas Ditutup Turun Tajam
Emas turun tajam pada penutupan sesi Rabu di tengah dolar yang lebih kuat, dikarenakan data perdagangan di Tiongkok menurunkan tingkat kekhawatiran pada perlambatan pertumbuhan di negara tersebut.

Di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas untuk pengiriman Juni menetap di $ 1.248,10, turun $ 12,80 atau 1,02% pada sesi yang lalu. Logam mulia telah terdorong ke posisi tertinggi 13 bulan di tengah indikasi dovish dari Federal Reserve bahwa mereka akan menunda waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Emas sempat bergerak turun semalam di perdagangan Asia setelah pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa ekspor melonjak 11,5% pada bulan Maret secara tahunan, menentang ekspektasi untuk kenaikan 2,5%. Laporan yang optimis mendukung kepercayaan investor satu bulan setelah ekspor Tiongkok anjlok lebih dari 25% dalam dolar.

Emas bisa tetap dalam pola bertahan selama dua minggu ke depan sebelum Federal Open Market Committee (FOMC) mengeluarkan keputusan suku bunga berikutnya pada 27 April. Pada hari Selasa, presiden Federal Reserve Bank of Dallas, Rob Kaplan, mengatakan dia berpikir FOMC bisa meningkatkan suku bunga pada bulan Juni jika ekonomi terus membaik, sementara presiden Fed San Francisco, John Williams, mengatakan Fed harus menyetujui 2-3 kenaikan suku bunga, sebelum akhir tahun jika prospek ekonomi saat ini tetap tidak berubah.