usd-15-800-540 Dollar AS Rabu Pagi Berhasil Kalahkan Kurs Global
Ditengah merahnya indeks bursa saham kawasan Asia Rabu pagi (4/05) dollar AS kembali dilirik dan ditarik pelaku pasar yang mendapat dukungan dari sentimen perdagangan sebelumnya, yaitu pernyataan 2 pejabat Fed yang memberikan sinyal kenaikan suku bunga Fed berikutnya pada bulan Juni nanti. Kondisi pasar keuangan sedang dikhawatirkan mandeknya pertumbuhan ekonomi dunia pasca data manufaktur Tiongkok dan pemangkasan suku bunga RBA kemarin.

Biasanya jika bursa saham sedang kondusif maka pasar memburu aset safe haven yen, namun fundamental yen sedang buruk sehingga pasar melirik kembali dollar AS yang cukup lama ditinggalkan sehingga menarik untuk dikoleksi apalagi disemangati oleh pernyataan 2 pejabat Fed seperti Dennis Lockhart dan Jhon Williams.

Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan akan terjadi kenaikan suku bunga Fed tahun ini sebanyak 2 kali, sedangkan Presiden Fed San Francisco John Williams mengatakan akan mendukung kenaikan suku bunga pada bulan Juni selama dia melihat kemajuan lanjutan pada ekonomi, inflasi dan juga lapangan pekerjaan.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama mengakhiri perdagangan Selasa dengan kenaikan 0,3 persen setelah mencapai 15-bulan rendah di awal sesi, dan merupakan rebound hari pertama setelah tertekan dalam tujuh hari berturut.

Untuk penggerak fundamental hari ini, terdapat rilis data service PMI beberapa negara-negara utama dunia, data ADP Employment Change serta data pasokan minyak mentah AS oleh EIA.