Dolar AS masih menanjak dalam lima sesi perdagangan berturut-turut hingga Kamis (24/03) pagi ini, menekan pasar saham dan komoditas Asia. Penguatan tersebut masih dilatar belakangi oleh peluang kenaikan suku bunga AS sebanyak lebih dari satu kali di tahun 2016 ini.

EUR/USD mengendur ke angka 1.1175, semakin menjauhi puncak yang tercapai pada akhir pekan lalu di kisaran 1.1342. GBP/USD juga tergelincir ke angka 1.4109. Euro dan Poundsterling tertekan karena serangan bom di Brussels kemarin makin melebarkan kemungkinan Inggris untuk menyuarakan keluar dari Uni Eropa.

Presiden The Fed untuk wilayah St. Louis, James Bullard, akhirnya bergabung dalam kelompok pejabat-pejabat The Fed yang menyoroti risiko kenaikan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini, dengan menyebutkan kemungkinan kenaikan suku bunga secepat-cepatnya pada bulan April depan.

sf_100552_TM1458788747_bullard_james Dolar AS Lanjutkan Pendakian Pasca Komentar Bullard