in Berita Pasar by yeremia
Dolar Australia memulai hari kedua pasca libur Paskah Selasa (29/03) ini dengan masih mendaki candle terhadap Dolar AS setelah mata uang AS tersebut menguat dalam beberapa hari berkat beragamnya rilis data ekonomi AS. AUD/USD naik ke level 0.7565 di sesi perdagangan siang ini, naik dari kisaran 0.7494 level rendah yang tersentuh pada hari Kamis akhir pekan lalu.

Indeks PCE inti AS, yang biasa menjadi referensi The Fed untuk mengukur inflasi AS, dilaporkan berada di bawah ekspektasi, yakni hanya membukukan kenaikan tipis 0.1 persen pada bulan Februari. Dolar AS menanggapi laporan tersebut dengan penurunan.

Menurut Hans Kunnen, ekonom di St George Bank yang diwawancarai oleh Sydney Morning Herald, probabilitas jumlah kenaikan suku bunga AS diperkirakan akan tereduksi.

“Pertanyaannya sekarang adalah apakah Fed bisa bertahan untuk menyesuaikan suku bunganya karena inflasi saat ini cukup rendah, atau apakah mereka lebih memilih untuk menunggu munculnya dorongan naik pada upah pekerja dan pulihnya harga minyak sehingga inflasi dapat terkerek.” kata Kunnen.

sf_120534_TM1459227901_aud_8 Dolar Australia Di Atas Angin, Greenback Dikecewakan PCE