Data terbaru Markit yang dirilis pada Selasa (03/05) sore hari ini menunjukkan, indeks manufacturing PMI Inggris melemah menjadi 49.2 pada bulan April, turun dari level bulan Maret sebelumnya yang sebesar 51.0 dan juga lebih rendah daripada prediksi yang memperkirakan adanya kenaikan tipis sebesar 51.2.

Data PMI tersebut menunjukkan terjadinya kontraksi setelah lebih dari dua tahun aktivitas sektor manufaktur di Inggris terbilang tinggi. Selain itu, kondisi ini juga mencerminkan adanya pelemahan dalam sektor manufaktur di awal kuartal II tahun 2016 ini, di samping karena adanya perlambatan ekonomi global dan fluktuasi harga minyak dan gas, serta ketidakjelasan keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa. Permintaan ekspor baru di Inggris juga turun pada bulan April seiring dengan kondisi pertumbuhan perekonomian global yang masih saja belum membaik.

Sesaat setelah rilis data tersebut, Sterling melandai dan turun sekitar 15-20 pip padahal pair GBP/USD ini sebelumnya diperdagangkan pada kisaran level harga yang cukup tinggi.

sf_165132_263923_Sterling%20dan%20Manufacturing Data Manufacturing PMI Inggris Mengecewakan, GBP/USD Cenderung Turun