in Berita Pasar by heri
title_pic_story_full Data Ekonomi Lemah, Dollar Terbawa Turun
Kurs dolar AS menurun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di perdagangan New York pada sesi akhir hari Senin, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu lebih lemah dari perkiraan. Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Senin bahwa pendapatan pribadi meningkat 23,7 miliar dolar AS, atau 0,2 persen, dan pendapatan pribadi “disposable” (DPI-pendapatan pribadi dikurangi pajak) naik 23,7 miliar dolar AS, atau 0,2 persen, pada Februari.

Pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) meningkat 11,0 miliar dolar AS, atau 0,1 persen, di bawah konsensus pasar. Sementara itu, PCE naik 0,1 persen pada Januari, berdasarkan estimasi yang direvisi, dibandingkan dengan kenaikan awal 0,5 persen. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,38 persen menjadi 95,907 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1206 AS dolar dibanding 1,1179 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4260 dolar AS dibanding 1,4165 dolar sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke 0,7544 dolar AS dibanding 0,7533 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar AS dibeli 113,28 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,81 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9736 franc Swiss dari 0,9757 franc Swiss dan turun tipis menjadi 1,3173 dolar Kanada dari 1,3238 dolar Kanada.