[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Harga inflasi konsumen di zona euro pada bulan April turun kembali kedalam teritori negatif, menggarisbawahi keprihatinan atas ancaman deflasi. Kamis (29/4).

Dalam sebuah laporan, Eurostat mengatakan inflasi secara musiman disesuaikan jatuh di level 0,2% di bulan ini, lebih buruk daripada proyeksi untuk penurunan.

Indeks Core CPI, termasuk biaya makanan, energi, alkohol dan tembakau meningkat secara musiman disesuaikan ke level 0,8% pada bulan April, di bawah perkiraan 0,9%. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menggulirkan langkah-langkah stimulus segar pada awal Maret, termasuk peningkatan aset pembelian dan memotong lebih dalam untuk suku bunga deposit dalam upaya untuk memacu lambannya inflasi dan meningkatkan ekonomi. [/sdf_text_block][/sdf_col][/sdf_hero]


Tinggalkan Balasan