Selasa, 17 Mei 2016:

Jam 10:00 WIB: angka harapan inflasi Selandia Baru versi Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) kwartal pertama tahun 2016 (Berdampak tinggi pada Selandia Baru)
Indikator yang dirilis setiap kwartal oleh RBNZ ini menunjukkan harapan pelaku bisnis pada tingkat inflasi tahunan di Selandia Baru selama 2 tahun mendatang. Indikator ini dibuat berdasarkan survey terhadap 100 konsumen. Pada kwartal ke 4 tahun 2015 diharapkan inflasi tahunan Selandia Baru naik 1.6%, lebih rendah dari kwartal ke 3 yang naik 1.9%. Untuk kwartal pertama tahun 2015 ini analis tidak memberikan perkiraan angka harapan, namun jika hasil rilis lebih tinggi dari kwartal sebelumnya (+1.6%) maka NZD akan cenderung menguat.

Jam 15:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Inggris bulan April 2016 (Berdampak tinggi pada GBP)
Di Inggris CPI adalah pengukur utama tingkat inflasi yang selalu diperhatikan bank sentral sebagai pertimbangan utama dalam menentukan suku bunga. Ada 2 rilis yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman dan energi (bahan bakar minyak dan gas). Data yang dirilis masing-masing untuk month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Untuk Inggris yang paling berdampak adalah CPI total y/y (inflasi tahunan) yang digunakan sebagai acuan oleh Bank of England (BoE). Disamping CPI juga dirilis data Producer Price Index (PPI) dan Retail Price Index (RPI) yang hanya mengukur barang-barang konsumsi utama dan biaya sewa tempat tinggal (y/y), namun dampak CPI jauh lebih tinggi.

Bulan Maret lalu inflasi tahunan Inggris kembali naik 0.5%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.3% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak Desember 2014, sementara untuk basis bulanan (m/m) naik 0.4%, tertinggi dalam setahun terakhir. Naiknya inflasi tahunan bulan Maret tersebut disebabkan oleh meningkatnya harga rumah (+0.4%), harga makanan di restaurant dan tarif hotel (+2.1%), pakaian dan alas kaki (+1.4%) dan barang dan jasa lainnya (+1.0%).

Sementara itu CPI inti bulan Maret y/y naik 1.5%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.3% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak April 2015. Untuk bulan April 2016 diperkirakan CPI total y/y akan kembali naik 0.5%, CPI inti y/y akan naik 1.5% dan CPI total m/m akan naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 15:30 WIB: data Producer Price Index (PPI) Inggris bulan April 2016 (Berdampak medium pada GBP)
Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di Inggris. Producer Price Index Inggris yang dirilis terdiri atas PPI input dan output. PPI input termasuk biaya operasional produksi dan lebih berdampak. Bulan Maret lalu PPI input m/m Inggris naik 2.0%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 2.4% tetapi merupakan persentase kenaikan tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Untuk bulan April 2016 diperkirakan PPI input m/m akan kembali naik 1.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

Jam 16:00 WIB: data neraca perdagangan kawasan Euro bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur perbedaan volume ekspor dan volume impor barang-barang di kawasan Euro terhadap negara-negara lain (international trade). Biasanya data ini kurang berdampak karena neraca perdagangan Jerman dan perancis, 2 negara penyumbang terbesar volume perdagangan di kawasan Euro telah dirilis sebelumnya, kecuali jika terjadi perubahan data yang signifikan.

Sejak tahun 2012 neraca perdagangan kawasan Euro selalu surplus, bulan Pebruari 2016 lalu surplus sebesar € 20.2 milyard, lebih rendah dari perkiraan yang akan surplus € 21.9 milyard dan merupakan surplus terendah dalam 4 bulan terakhir. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan perdagangan kawasan Euro akan kembali surplus sebesar € 23.1 milyard. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 17:00 WIB: laporan bulanan Bundesbank Jerman (Berdampak medium pada EUR)
The Deutsche Bundesbank (Buba) adalah bank sentral Jerman yang merupakan bagian integral dari European System of Central Banks (ESCB). Bundesbank merilis laporan setiap bulan yang memuat berbagai artikel, statistik dan analisis mengenai kondisi perekonomian saat ini dan prediksinya di waktu yang akan datang dari sudut pandang bank sentral. Jika laporan berbeda dengan yang diterbitkan ECB maka akan berdampak pada pergerakan EUR.
Laporan untuk bulan ini bisa dibaca disini.

Jam 19:30 WIB: data CPI AS bulan April 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Data inflasi ini dirilis oleh biro statistik tenaga kerja AS, mengukur persentasi perubahan data CPI dibandingkan periode sebelumnya. Pada saat yang sama akan dirilis CPI total dan CPI inti (Core CPI) yang tidak termasuk harga makanan dan energi, masing-masing untuk month over month (m/m) yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Keduanya berdampak tinggi terutama data y/y. The Fed memperhatikan data CPI total y/y dan CPI inti y/y sebagai acuan inflasi tahunan AS.

Bulan Maret lalu CPI total y/y naik 0.9%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 1.1% dan merupakan persentase terendah dalam 3 bulan terakhir, sementara untuk basis bulanan (m/m) CPI total naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.2% tetapi merupakan inflasi bulanan tertinggi sejak Oktober 2015. Naiknya inflasi tahunan bulan Maret 2016 tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga sewa apartement (+3.2%), jasa layanan kesehatan (+3.6%), jasa layanan transportasi (+2.8%) dan harga makanan (+0.8%).

Sementara CPI inti y/y bulan Maret 2016 juga kembali naik 2.2%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 2.3% dan juga lebih rendah dari Pebruari yang naik 2.3%, sedang CPI inti m/m naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.2% dan merupakan persentase kenaikan terendah dalam 3 bulan terakhir.

Untuk bulan April 2016 diperkirakan inflasi tahunan (CPI total y/y) akan kembali naik 1.1%, CPI total m/m diperkirakan naik 0.4%, CPI inti y/y akan kembali naik 2.1% dan CPI inti m/m akan naik 0.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan menyebabkan USD menguat.

Jam 19:30 WIB: data Building Permits dan Housing Starts AS bulan April 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Jumlah ijin pembangunan rumah (Building Permits) adalah indikator awal bagi aktivitas pekerjaan konstruksi dan Housing Start adalah indikator awal bagi pasar perumahan baru di AS. Kontraktor perumahan harus memperoleh ijin terlebih dahulu sebelum mulai membangun. Meningkatnya Building Permits menunjukkan naiknya investasi dan optimisme pelaku bisnis perumahan. Indikator ini sering digunakan untuk memprediksi penjualan perumahan (New Home Sales) yang akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Bulan Maret lalu jumlah ijin pembangunan rumah di AS mencapai 1.076 juta, lebih rendah dari perkiraan 1.200 juta dan yang terendah sejak April 2015, sementara Housing Starts bulan Maret juga turun ke 1.089 juta unit, lebih rendah dari perkiraan 1.170 juta dan yang terendah sejak Oktober 2015 akibat turunnya jumlah pembangunan rumah di bagian tengah barat (-25.4%), bagian barat (-15.7%) dan bagian selatan (-8.4%).

Untuk bulan April 2016 diperkirakan Building Permits akan kembali naik ke angka 1.130 juta sementara Housing Starts akan naik ke 1.120 juta unit. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 19:30 WIB: data Manufacturing Sales Canada bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada CAD)
Data ini mengukur persentasi perubahan total penjualan sektor manufaktur di Canada dibandingkan bulan sebelumnya. Disebut juga dengan Factory Sales. Jumlah penjualan sektor manufaktur adalah indikator awal pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Selain energi, Canada juga mengekspor produk-produk part otomotif dan pesawat terbang, telekomunikasi dan elektronika.

Bulan Pebruari lalu total penjualan sektor manufaktur di Canada turun 3.3% (atau -3.3%) ke angka CAD 51.2 milyard, lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 1.4% dan merupakan persentase penurunan tertinggi sejak September 2015 akibat merosotnya penjualan unit kendaraan bermotor, spare parts kendaraan bermotor, spare parts pesawat terbang, minyak dan batubara. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan total penjualan sektor manufaktur di Canada akan kembali turun 0.7% (atau -0.7%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jam 20:15 WIB: data Industrial Production AS bulan April 2016 (Berdampak medium pada USD)
Data ini dirilis oleh The Fed dan juga disebut dengan Factory Output. Industrial Production mengukur perubahan volume output yang dihasilkan oleh sektor manufaktur, pertambangan dan industri lainnya. Naik turunnya output produksi sangat bergantung pada siklus ekonomi, perubahan jumlah tenaga kerja dan pendapatan konsumen. Rilis data berupa persentasi perubahan month over month atau m/m (dibandingkan dengan bulan sebelumnya), dan year over year atau y/y (dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya). Yang berdampak adalah data m/m.

Output industri AS bulan Maret lalu turun 0.6% (atau -0.6%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 0.1% dan sama dengan bulan Pebruari yang merupakan persentase penurunan tertinggi sejak Nopember 2015 akibat sektor pertambangan yang mengalami kontraksi. Sementara untuk basis tahunan (y/y) output industri AS bulan Maret turun 2.0% (atau -2.0%), lebih rendah dari Pebruari yang juga turun 1.8% . Untuk bulan April 2016 diperkirakan output industri AS m/m akan kembali naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.