Bagaimana Agar Trading Anda Profitable?

in Forex Tips & Trick by yeremia Leave a comment
Trading yang profitable dalam pasar forex diukur dengan hasil trading dalam jangka waktu panjang, bukan dari sekali atau dua kali masuk pasar. Masih dari penuturan seorang price action trader, kali ini tentang bagaimana ia menghasilkan profit konsisten dalam jangka panjang. Rangkuman berikut dibuat dari pengalamannya selama bertahun-tahun trading di pasar forex dengan metode price action.

1. Pilihlah metode trading yang sesederhana mungkin
Jangan terlalu rumit dengan misalnya menerapkan 10 indikator teknikal secara bersamaan. Sebisa mungkin buatlah strategi trading yang cukup rasional tapi dengan akurasi tinggi sehingga probabilitas untuk menghasilkan profit juga tinggi. Selain itu metode trading harus efektif dan fleksibel untuk diterapkan dalam berbagai kondisi pasar, baik saat pasar sedang trending maupun sedang konsolidasi (sideways).

Dari pengalaman saya beberapa tahun menggunakan metode price action, cara ini cukup efektif dan akurat asalkan diterapkan pada time frame tinggi, minimal time frame 4 hour. Saya selalu melihat support dan resistance pada chart daily dengan menarik garis horisontal pada level-level tersebut , mengamati apakah pada level-level tersebut terbentuk setup price action sebagai sinyal trading. Indikator yang saya gunakan hanya exponential moving average (ema), biasanya ema-8 daily dan ema-21 daily sebagai momentum untuk entry. Fibonacci retracement level juga bagus digunakan sebagai pendukung level support atau resistance.

2. Buatlah rencana trading yang sistematis dan obyektif
Sistematis berarti secara berurutan, tidak acak sehingga Anda bisa melakukan analisa pasar langkah demi langkah sesuai prioritas dalam rencana trading Anda. Obyektif berarti Anda tidak membuat prediksi yang berlebihan pada pergerakan harga pasar. Jika Anda menggunakan metode price action, formasi bar candlestick yang terbentuk pada chart daily dengan faktor pendukung level support atau resistance sudah cukup efektif untuk mengantisipasi pergerakan harga.

3. Buatlah jurnal atau semacam catatan harian trading Anda
Jurnal trading berisi track record hasil trading dari waktu ke waktu dengan komentar atau catatan kecil tentang hal atau kejadian penting dalam trading Anda. Selalu lakukan evaluasi dan update terhadap hasil trading Anda untuk menjaga konsistensi Anda dalam mencapai hasil seperti yang Anda harapkan. Jurnal trading adalah ukuran perkembangan hasil akhir trading Anda.

4. Percaya sepenuhnya pada trading chart
Bagi seorang trader yang menerapkan metode price action seperti saya, trading chart adalah satu-satunya yang paling saya percaya. Bagi saya pola pergerakan harga pada trading chart telah mencerminkan semua aspek dalam pasar forex termasuk berita fundamental yang dirilis atau peristiwa lain yang mungkin berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara. Walaupun mungkin Anda bukan seorang trader chartist (lebih menekankan pada analisa chart dengan indikator teknikal), tetapi hendaknya tidak membuat prediksi yang berlebihan hanya berdasarkan berita ekonomi atau analisa fundamental. Semua faktor yang mungkin tidak Anda ketahui akan tercermin pada pergerakan harga saat suatu berita dirilis atau sebuah peristiwa terjadi.

5. Jangan serakah
Keserakahan boleh jadi salah satu faktor yang membuat seorang trader gagal mencetak profit. Rene Rivkin, pialang saham yang juga seorang trader dari Australia pernah menulis “Sisakan sebagian untuk trader yang lain’ (Leave some for the next guy). Tip-nya agar terhindar dari serakah antara lain :

Tentukan level target profit Anda dengan rasional. Ya, Anda tentu telah menetapkan level stop loss dan target profit sesuai dengan money management yang telah Anda rencanakan. Saya selalu menentukan target profit dengan mengacu pada level support atau resistance sebagai faktor pendukung setup price action, dan hanya menggeser stop loss (dengan metode trailing stop) hanya jika kondisi pasar benar-benar mendukung (trend-nya sangat kuat). Biasanya saya lakukan itu dengan teknik averaging atau pyramiding dengan membuka posisi lagi setelah terbentuk setup price action yang valid.

Jangan merasa profit Anda kurang memadai. Jika Anda telah menentukan target profit dengan rasional dan sesuai money management, maka jangan berpikir lagi bahwa profit yang telah Anda tetapkan kurang memadai atau kurang banyak. Jika memang Anda merasa kurang nyaman dengan risk/reward ratio untuk posisi trading yang akan Anda buka, maka sebaiknya Anda tidak memaksakan untuk masuk pasar.
6. Selalu ingat bahwa trading yang profitable dalam pasar forex diukur dengan hasil trading dalam jangka waktu panjang, bukan dari sekali atau dua kali masuk pasar
Jika Anda mengalami loss 5 kali berturut-turut dan kemudian menyerah atau ‘ngambek’, maka akan lebih bijak jika Anda berpikir ulang untuk menjadi seorang trader forex. Jika Anda telah menguji metode dan strategi trading Anda pada account demo sebelum Anda invest dengan uang beneran, maka seharusnya tidak ada alasan bagi Anda untuk menyerah dalam trading.

7. Selalu mengambil waktu untuk santai agar emosi Anda stabil
Sempatkan untuk santai atau melakukan pekerjaan lain diluar trading guna menjaga emosi Anda selalu stabil karena trading forex sangat rentan oleh pengaruh emosi.

8. Tariklah profit (withdraw) sesuai selera Anda
Terlepas dari rencana pribadi Anda, menarik sebagian profit dari hasil trading membantu memperkuat motivasi Anda dalam trading. Jika Anda merasa bisa menikmati profit dari hasil trading forex, Anda tentu akan lebih termotivasi dan berpikir positif ketika trading.

sf101501_gb Bagaimana Agar Trading Anda Profitable?

Penguasaan Diri Dalam Trading

in Forex Tips & Trick by yeremia Leave a comment
Ketika anda bertrading, terdapat 2 emosi yang harus anda taklukan, FEAR (ketakutan), dan GREED (keserakahan). Dalam intensitasnya masing-masing, setiap trader akan mengalami kedua emosi tersebut. Trader yang cenderung berhati-hati dalam bertransaksi akan lebih banyak dikuasai oleh FEAR/ketakutan. Banyak kesempatan yang hilang karena takut kalah, banyak juga keuntungan yang tidak maksimal karena emosi tersebut memaksa keluar dari posisi sebelum waktunya.

Trader yang ingin cepat mendapatkan keuntungan cenderung menjadi SERAKAH, mengambil setiap kesempatan yang muncul, ingin mendapatkan keuntungan yang lebih, dan menggunakan semua modal dalam sekali transaksi. Pergerakan harga dipasar valas sendiri dimotivasi oleh kedua emosi tersebut, hanya trader yang bisa mengatasi kedua emosi itulah yang mampu bertahan dan berhasil.

Ada beberapa sikap yang harus dimiliki oleh para trader untuk membantu mengatasi 2 emosi yang saya sebutkan diatas :

Tetapkan tujuan yang Masuk Akal.
Hampir setiap buku yang mengisahkan pengalaman seorang trader sukses selalu menyampaikan bahwa keberhasilan didorong oleh tujuan yang mereka tetapkan.

Tujuan tersebut membantu mereka untuk menjadi fokus dan berhasil. Seseorang akan bekerja secara efektif bila dia memiliki tujuan dalam pikirannya, bahkan orang tersebut akan mencapai taraf efektivitas kerja maksimal saat dia betul-betul memahami tujuan pekerjaannya (dan keuntungan untuk dirinya), demikianlah cara kerja pikiran anda.

Agar tujuan yang anda buat tidak terlalu membebani anda dan bia dicapai, maka :
Tujuan Harus Realistis.
Tujuan harus Dapat Dicapai.
Tujuan Harus Dapat Diukur.

Learning to Love to Take a Loss
Pepatah yang akan anda sering dengar dari sesama trader adalah “Belajar untuk menerima kekalahan sebagai bagian dari permainan”. Dalam bisnis apapun ada waktunya anda rugi terlebih dahulu, yakni waktu-waktu dimana usaha anda mungkin belum terlalu dikenal, masih harus memberi diskon untuk menarik pelanggan, hal itu sangat wajar dalam dunia bisnis. Demikian juga dalam bisnis valas, ada saat dimana anda akan mengalami kekalahan. Belajar untuk menerima kekalahan adalah salah satu sikap yang harus dikembangkan oleh seorang trader yang berhasil.

Jangan pernah menyalahkan siapapun atau apapun, baik itu broker, sistem trading dll.. Mulai belajar menerima tanggung jawab, sama seperti anda menerima kemenangan dengan tangan terbuka. Demikian juga saat anda menerima kekalahan dengan sikap penuh tanggung jawab. Belajarlah dari kekalahan tersebut. Cari tahu apa yang membuat anda bisa kalah dan belajarlah darinya.

Seorang trader yang sukses masih harus menghadapi puluhan kali kerugiaan dalam transaksinya, tetapi mereka memandang kerugian sebagai bagian yang harus mereka terima yang sama dengan kemenangan. Seorang trader yang sukses bukanlah seorang trader yang tidak pernah kalah, tetapi seorang trader yang dapat meminimalkan resiko kekalahan dan meningkatkan tingkat kemenangan dengan strategi yang benar. (Probabilitas kemenangannya lebih besar dibandingkan kekalahannya.

Anda layak menerima Kemenangan Besar dan Cepat
Ada banyak pemikiran yang salah yang anda terima dari orang tua/budaya, bahkan lingkungan tempat anda bertumbuh besar. Banyak diantara anda yang diajarkan bahwa untuk mendapatkan uang haruslah bekerja keras. Semakin keras bekerja, semakin banyak anda mendapatkan uang.

Kesadaraan demikian terbawa hingga kini dan ketika anda mulai bertransaksi valas…bammm… transaksi anda menghasilkan keuntungan $1000 dalam waktu kurang dari 5 menit. Ada perasaan “tidak layak” untuk mendapatkan uang tersebut dalam waktu secepat itu. Apa yang terjadi kemudian adalah hal yang tidak dapat di duga. Anda mulai membiarkan keuntungan anda berkurang hanya demi mengurangi rasa bersalah yang timbul akibat kemenangan yang cepat tadi. Kemenangan besar yang anda peroleh merupakan salah satu hasil kerja keras dan investasi anda. Anda layak mendapatkan itu.

Aturan Bertransaksi
Buat peraturan untuk anda sendiri, yakni peraturan yang timbul dari kebiasaan baik yang anda pelajari selama bertransaksi. Kebiasaan-kebiasaan yang anda sering lakukan dan biasanya membawa keuntungan.

Beberapa contoh trading rules/aturan transaksi yang bisa anda terapkan adalah :
Mulailah dengan doa, ataupun sikap yang membuat diri anda santai.
Jika target telah terpenuhi, berhentilah.
Banyak membaca mengenai analisa fundamental untuk menambah wawasan anda.
Banyak membaca buku dan updgrade your knowledge.
Disiplin dalam melakukan strategi trading yang telah anda lakukan.
Olah raga dan tidur yang cukup.
Buat prioritas.

Membuat Stop Loss yang Bijaksana
Kemampuan anda untuk mengantisipasi dan mengawasi pergerakan harga sangat terbatas (anda tidak mungkin online 24jam sehari). Menyadari keterbatasan yang anda miliki dan mulai menggunakan Stop Loss adalah sebuah langkah preventif yang sederhana dan sangat bijaksana.

Pasanglah Stop Loss berdasarkan beberapa ketentuan seperti berikut :
Maksimal Stop Loss adalah sebesar resiko transaksi yang telah anda tetapkan.
Stop Loss mengikuti besarnya Channel (gunakan Bolingger Band).
Sesuaikan dengan Time Frame yang anda gunakan.

Being Objective
Menjadi objektif saat mengamati pasar sangatlah penting. Trader yang objektif akan menerima setiap masukan dan menjadikannya bahan pertimbangan untuk mengambil posisi.
Mark Douglas, penulis buku “The Disciplined Trader”, menuliskan 7 karakterisitik trader yang objektif. Berikut ketujuh karakteristiknya :

Tidak merasa ditekan.
Anda tidak merasa takut.
Anda tidak merasa ditolak.
Tidak ada benar dan salah.
Anda yakin dengan penilaian yang telah anda buat, dan itulah yang anda kerjakan.
Anda dapat menganalisa pasar dengan perspektif seakan-akan dia tidak sedang mengambil sesuatu posisi.
Biasakan diri anda tidak terfokus pada uang, melainkan pada pergerakan harga.

Revenge Trading
Jangan pernah transaksi dengan tujuan ‘balas dendam’. Dalam kondisi tersebut, emosi anda akan bergejolak. Anda marah, marah pada pasar yang bergerak tidak sesuai dengan keinginan anda, dan marah atas kecerobohan diri sendiri. Ketika kemarahan muncul, Anda mengambil keputusan transaksi untuk mengganti kerugian yang terjadi. Dengan begitu, keputusan tersebut biasanya tidak didasari atas pikiran yang jernih dan benar (sehingga akhirnya anda pun rugi dalam transaksi). Bola salju kekalahan itu terus bergerak kebawah, semakin besar dan semakin menghabiskan modal anda.
Setelah membaca artikel tersebut diatas, semoga penguasaan diri anda semakin bisa dikendalikan agar tidak termakan oleh kedua perasaan tersebut diatas.

wpimg_62027_Seni-Trading Penguasaan Diri Dalam Trading

Gunakan Alat Saat Trading

in Forex Tips & Trick by yeremia Leave a comment
Belajar trading selalu terpaut dengan adanya alat bantu. Entah berupa indikator, script, EA, ataupun tool pendukung. Saat Anda melakukan analisis pasti akan membutuhkan bantuan. Sebut saja Anda memanfaatkan indikator A. Di saat terjadi gejolak market, indikator akan ikut bergerak bersama pergerakan harga yang terkadang tak menentu. Apakah trader harus mengikuti indikator? Ataukah mencari tool lain yang bisa membantu saat itu juga? Yuk, ikuti ulasan selanjutnya.

Perlu ditekankan tool hanyalah sebagai alat. Sama saja seperti melihat bintang di langit Anda akan membutuhkan tool berupa tangan sebagai penunjuk bintang yang dimaksud. Tetapi seringkali orang akan terfokus pada jari yang digunakan untuk menunjuk, bukan pada bintangnya. Jari hanyalah media supaya seseorang bisa melihat bintang. Bukannya mengagumi keindahan bintang, seseorang malah membuang-buang waktu memperhatikan jari yang digunakan untuk menunjuk tadi.

Sebagai Penuntun
Alat bantu yang Anda gunakan dalam trading bukanlah sebagai penentu keberhasilan berdagang di Forex market. Namun alat bantu seperti indikator, EA, script, maupun tool pendukung lain hanya sebagai penuntun Anda dalam menganalisis pasar.

Untuk membuktikan tool benar-benar sebagai alat bantu dan penuntun trader, coba Anda lihat senter. Ketika Bapak Anda sedang pergi keluar malam-malam, pasti akan membutuhkan alat yang bisa menerangi perjalanan. Tujuannya apa? Tentu saja supaya perjalanan tersebut aman, tahu arah tujuan, dan mengetahui di mana posisinya sekarang.

Tidak masalah alat apa saja yang dipakai. Boleh memakai senter, petromak, lampu neon, lampu sepeda motor, ataupun lampu-lampu kota. Anda bisa memanfaatkan sesuai keinginan. Yang penting adalah bisa berjalan dan mengetahui keadaan sekitar serta arah jalan.

Sama seperti trader, tidak perlulah mencari-cari indikator, EA, script, atau tool lain yang aneh-aneh. Sudahlah pakai saja fasilitas yang ada. Jika adanya cuma “senter kecil”, ya pakai saja senter itu, yang penting perjalanan di market chart hitam dibalut dengan candlestick warna hijau bisa diterangi dengan baik. Bukankah fungsinya begitu, alat bantu (indikator) hanya sebagai penuntun trader di dalam gelap gulitanya market.

Sebagai Indikasi
Jika ada banjir seperti di Ibukota Jakarta, jauh-jauh hari sudah merencanakan ingin diapakan banjir yang bakal melanda Ibukota. Indikasi adanya banjir sudah diantisipasi oleh pemerintah kota. Hal itu tidak luput dari alat bantu yang memprediksi keadaan cuaca, menyediakan alat penyedot, hingga mengantisipasi dengan pembenahan tanggul-tanggul yang jebol.

Sama ketika sedang melihat awan di langit. Saat ini sering terlihat awan hitam.
Apakah tandanya jika muncul awan hitam dimusim penghujan? Tentu saja akan turun hujan.
Itu sudah bisa dipastikan bahwa sebentar lagi bakal lebat. Benar atau tidaknya kita sudah mengantisipasi supaya baju yang masih dijemur cepat-cepat di ambil supaya tidak kehujanan, atau kasur yang baru saja ditaruh depan rumah cepat-cepat diamankan.

Nah, begitu juga dengan market, jika sudah waktu turun dan muncul sinyal turun, itu artinya memang sewajarnya sinyal tersebut benar. Karena memang sudah “musim”nya turun. Jika saatnya trend naik kok ada sinyal turun? Inilah yang harus diantisipasi oleh trader, supaya “jemuran: transaksinya tetap aman. Bukankah begitu ceritanya? Hehe…

Kesimpulan
Menggunakan alat bantu saat trading memang diperlukan. Manfaatkanlah indikator yang sudah diberikan. Selain sebagai petunjuk, tool juga mampu memberi indikasi tentang keadaan market. Tetapi perlu diingat, berhasil atau tidaknya trader bukan ditentukan dari bagus buruknya alat bantu yang digunakan, namun kemampuan trader melihat petunjuk dan indikasi yang diberikan oleh alat bantunya terhadap market.

sf115358_1 Gunakan Alat Saat Trading

Awas, Teknik Trading Ini Bisa Menghancurkan Akun Anda

in Forex Tips & Trick by yeremia Leave a comment
Dalam dunia forex trading, muncul berbagai macam strategi yang digunakan sebagai sinyal untuk masuk ke pasar. Diantara cara-cara tersebut ada dua cara yang sering digunakan untuk mendapatkan momentum open posisi. Walaupun secara sekilas menjanjikan dan masuk akal namun kiranya para trader, terutama pemula, sering kali terperangkap dalam mitos ini. Ini dia gambaran sekilasnya…

Membuka Posisi Saat Berita Terpenting
Dari sekian banyak jenis berita yang berkaitan dengan data fundamental suatu negara, biasanya ada beberapa jenis yang dapat dikategorikan sebagai berita level tertinggi. Berita ini jumlahnya tak begitu banyak dan frekuensinya dalam sebulan atau dalam empat bulanan pun paling hanya sekali ditampilkan. Namun justru dengan klasifikasi seperti itulah maka berita tersebut paling memberikan dampak terhadap kondisi fundamental atau paling menggambarkan rangkuman kondisi perekonomian suatu negara.

Coba saja diamati salah satu contoh berita yang muncul sebulan sekali ini..NFP di AS. Ini adalah data yang menggambarkan penyerapan tenaga kerja di hampir keseluruhan sektor industri di AS. Gambaran terpenting bagaimana denyut nadi industri-industri di AS mengalir terlihat disitu. Jika pada suatu periode jumlahnya merosot, maka hal ini dapat mengarahkan persepsi banyak pihak termasuk para pelaku pasar bahwa perekonomian AS memberikan sinyal kemunduran. Efeknya bagi nilai tukar mata uangnya adalah penurunan nilai.

Nah..skenario tersebutlah yang digunakan para trader untuk membuka posisi seturut hasil dari berita yang dirilis. Mereka juga sering memasang posisi berdasar perkiraan yang muncul sebelumnya. Kondisi inilah yang seringkali berubah menjadi neraka yang siap menelan bulat-bulat profit para trader dan mengubahnya menjadi loss yang tak terbayangkan. Para trader seperti dibutakan oleh perkiraan hitungan di atas kertas para ahli dan data yang muncul saat berita dibacakan.

Memang..seringkali saat berita paling berdampak tersebut muncul, pergerakan harga begitu fantastis. Dan ini sering kali menggoda para trader untuk masuk ke posisi ini dengan volume kontrak diluar kewajaran. Sepantasnya para trader harus ingat…pasar keuangan terutama forex sangat labil. Begitu banyak hal yang mempengaruhi pergerakannya. Skenario di atas memang masuk akal, namun sekali lagi, pasar keuangan tidak semata-mata digerakkan oleh akal. Sentimen pasar mudah sekali terombang ambing. Jangan sampai maksud hati meraih untung cepat dan berlimpah, apa daya pasar melumat habis profit dan modal.

2. Mengikuti Berita Sesering Mungkin

Banyak trader beranggapan dengan semakin sering mereka mendapatkan data lewat berita tentang kondisi fundamental suatu negara maka mereka akan dengan mudah bisa mengetahui arah pergerakan harga. Padahal, pasar keuangan itu sungguh unik. Butuh perpaduan antara seni dan logika untuk menaklukkannya. Terutama pasar forex. Mungkin banyak trader yang sering membuat rangkuman dari sekian banyak data yang berkaitan dengan suatu negara dan data itu dikumpulkan setiap hari lalu dirumuskan dan disarikan. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang tabu untuk dipakai sebagai strategi untuk melihat kondisi pasar suatu mata uang.

Semakin lengkap data maka kemungkinan besarnya mereka akan untung. Itu harapannya..namun perlu diingat..banyak trader juga mampu mendapatkan profit konsisten dan besar hanya bermodalkan beberapa faktor fundamental saja. Bagi pasar keuangan, trader-trader yang perfeksionis inilah justru yang bakal menjadi makanan empuk. Para trader ini seharusnya memahami dari tiap-tiap berita yang mereka amati. Tidak semua berita, bahkan yang penting sekalipun, dapat mengarahkan pasar sesuai hasil. Nah..kalau begitu para trader fundamentalis ini harusnya tidak lagi berfokus pada rangkaian hasil berita yang mereka kumpulkan sebanyak-banyak itu. Pilihlah beberapa dan mulailah merasakan seni terlibat dalam pergerakan harga di pasar.

Itu adalah sebagian kecil saja. Banyak strategi lain yang sering juga menjadi jebakan bagi para trader, terutama mereka yang secara mutlak mempercayai hanya dari satu sisi fundamental suatu negara saja. Banyak hal yang tak terduga dapat memutarbalikkan situasi pasar dalam sekejap. Mungkin yang harus dipegang teguh para trader adalah tanamkan dalam sanubari masing-masing bahwa sesuatu yang pasti terjadi di dalam pasar adalah ketidakpastian. Semoga bermanfaat.

c_sf_143544_261469_man-holding-chin_3521075b Awas, Teknik Trading Ini Bisa Menghancurkan Akun Anda

Pair Forex Terbaik Untuk Scalping

in Forex Tips & Trick by yeremia Leave a comment
Sebagai salah satu strategi trading yang populer, scalping adalah sebuah aktivitas khusus yang membutuhkan teknik dan persiapan mendasar untuk menghasilkan potensi terbaiknya. Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mulai menggunakan teknik scalping.

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pair forex terbaik untuk scalping. Pasangan mata uang terbaik untuk teknik ini adalah pair dengan kecenderungan tidak bergerak dengan tajam atau tidak sering terjadi lompatan yang tak terduga. Memilih pasangan mata uang yang sesuai tidak hanya akan mempengaruhi strategi kita tapi juga profit.

Terdapat tiga tipe jenis pair yang sesuai untuk teknik tersebut, yaitu pair mayor, pair carry, dan mata uang eksotis. Bagi pemula, mana sajakah pair forex terbaik untuk scalping?

1. Pair Forex Mayor
Yang termasuk dari pair utama adalah EUR/USD, GBP/USD,USD/CHF dan pair yang terbentuk dari mata uang paling mendominasi perekonomian dunia. Meskipun JPY dapat dimasukkan ke kelompok ini, mereka memiliki pergerakan yang berbeda dari pair mayor lainnya. JPY bersifat berbeda dan akan masuk dalam kelompok pair carry.

Sifat utama dari pair mayor adalah likuid. Sifat keduanya adalah respon yang relatif tenang terhadap gejolak pasar. Sebagai contoh, pair AUD/JPY dapat bergerak hingga 100 pip terhadap suatu gejolak pasar, sedangkan pada saat yang bersamaan pair EUR/USD hanya akan bergerak sebanyak 30 pips saja. Pair mayor diperdagangkan di seluruh dunia hampir oleh semua bank dan institusi penting. Mereka menjadi mata uang raksasa di pasar karena volume trading dan pergerakannya relatif pelan.

Scalper handal cenderung bertrading secara perlahan dan cermat untuk mendapatkan profit yang konservatif akan cenderung memilih pasangan mata uang mayor sebagai pair forex terbaik untuk scalping

2. Pair Carry
Pair carry merupakan pasangan mata uang likuid, namun bergejolak. Pasangan mata uang seperti EUR/JPY atau USD/JPY diperdagangkan di seluruh dunia dan aktivitas perdangan mereka cukup padat, tetapi mereka juga sangat cepat bergerak. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pelaku keuangan yang menggunakan mata uang Jepang untuk meminjam dan berinvestasi di berbagai aset beresiko. Akibatnya ketika terjadi gejolak pasar, pair forex ini akan bereaksi dengan berlebihan dan mengakibatkan trader tidak dapat menduga pergerakan pair dengan mudah, terutama bagi pengguna teknik scalping yang bekerja di timeframe pendek.

Pair Carry umumnya diperdagangkan untuk mendapatkan bunga. Meskipun memungkinkan untuk melakukan scalping, namun pasangan mata uang ini bukanlah pair terbaik untuk scalping. Spread pair carry bisa melebar dengan begitu pesat, bahkan stop-loss tidak akan dapat menyelamatkan akun Anda dari kerugian yang signifikan.

Perubahan spread yang melebar bukanlah hal mengherankan pada pair carry. Sedangkan pada pair forex mayor seperti EUR/USD, pergerakan drastis seperti ini umumnya terlihat hanya setelah perilisan data NFP atau merubahan suku bunga pair mayor. Dibanding mata uang mayor, pair carry akan begerak dengan frekuensi lebih sering, lebih dalam, dan awet.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan bagi trader pemula untuk menggunakan teknik scalping tersebut pada pair carry. Scalper handal umumnya memperdagangkan pair carry dengan tren umum dan mengikuti strategi untuk strategi untuk mengeksploitasi perubahan yang tajam.

3. Mata Uang Eksotis
Mata uang eksotis yang dimaksud adalah pair forex langka, kurang likuid, dan kurang dikenal sehingga bukan termasuk dalam pair forex terbaik untuk scalping. Kelompok ini termasuk dalam mata uang yang mudah berubah seperti NOK/USD (NOK adalah Norwegian Krone), ruble Russia, BRL/USD (Brazilian real) dan lain-lain.

Kelompok ini tidak sesuai untuk scalping karena perbedaan harga yang tidak dapat diprediksi sehingga sulit bagi scalper untuk memprediksi pegerakannya dalam waktu singkat. Trader dengan teknik scalping harus dapat menghindari pair mata uang eksotis ini agar tidak merugi.

Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa pair forex terbaik untuk scalping adalah pair mayor. Scalper dapat menggunakan pair carry jika sudah menemukan strategi terbaik untuk scalping pada pair tersebut. Namun, tetap disarankan untuk berhati hati. Selain pair apa yang terbaik untuk scalping, trader juga perlu memperhatikan spread masing-masing sebelum menerapkan strategi. Spread telalu besar dapat merugikan scalper yang bermain dalam timeframe rendah.

Periode waktu trading yang tepat juga perlu diperhatikan ketika scalping. Trader memiliki kencenderungan memilih waktu trading sesuai dengan strategi mereka. Beberapa pengguna teknik scalping menyukai periode waktu dimana kondisi pasar tidak memiliki arah, sedangkan scalper lain akan memilih bertrading pada pasar yang terarah, likuiditas tinggi dan beragam. Pilihan ini sesuai dengan selera masing-masing trader, karena keduanya menawarkan kondisi berbeda. Pilihlah waktu trading yang sesuai dengan strategi Anda.

Scalping merupakan strategi yang memerlukan konsentrasi dan keahlian khusus. Jika Anda ingin mencoba strategi ini untuk mendapatkan keuntungan. perlu diingat bahwa trader harus menguji strategi, memilih pair terbaik untuk scalping. Perhatikan pula kebijakan broker tempat Anda bertrading. Pilihlah broker yang menyediakan kondisi trading bagus dan mengizinkan teknik scalping.