[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Seorang teman trader pernah berbagi tips sederhana untuk meningkatkan hasil trading anda dengan 4 cara mudah. Tertarik? pastilah ya. Siapa sih yang gak pengen tradingnya menghasilkan yang lebih? Ok deh, mari kita langsung simak cara-caranya, siapa tahu memang bisa kita aplikasikan.

Cara 1: Jangan terlalu sering melakukan Open Position
Lah? Kok? Tenang-tenang! Jangan keburu protes dulu yaa. Begini, pertama-tama, saya perlu ingatkan tentang satu hal yang menjadi “biaya” anda dalam ber-trading, yaitu: spread. Broker tempat anda ber-trading mungkin memang tidak mengambil komisi, tapi tetap saja, ada spread (yang untuk beberapa pairs mayan gedhe) yang “memakan” profit anda. Setiap kali anda melakukan open-close position, semakin sering anda terkena “biaya spread”.

Jadi, disarankan untuk tidak terlalu sering open-close posisi untuk menghemat biaya spread ini. Kalo anda merasa trend masih kuat dan searah dengan posisi, tetapi anda ingin mengamankan dulu profit yang sudah anda peroleh, lebih baik geser saja stop loss, dari pada anda meng-close satu posisi kemudian membuka posisi lagi dengan arah yang sama. Saran pertama ini memang perlu direview apabila anda trading melalui IB dan mendapatkan rebate dari setiap kali anda melakukan open position. Dalam kasus seperti ini, anda perlu mempertimbangkan antara pendapatan rebate per transaksi dengan spread yang harus anda tanggung.

Cara 2: Perlebar Stop Loss
Ingatlah bahwa semakin lebar Stop Loss, (secara teoritis) semakin tinggi pula kemungkinan anda untuk mendapatkan profit. Semakin sempit SL, berarti anda hanya memberi kesempatan yang sempit bagi harga untuk bergoyang sebelum mengikuti major trend yang sudah anda identifikasi. Bahasa gampangnya, SL yang terlalu sedikit itu semakin gampang kesabetnya. Itulah mengapa, banyak trader yang menganggap bahwa SL itu “mempercepat” kerugian. Jadi, berilah ruang yang cukup untuk goyangan harga ini supaya SL anda tidak terlalu mudah tersentuh.

Sebagai patokan untuk short term trading, SL sebaiknya berkisar antara 23-35 points. Meskipun demikian, harus tetap diingat bahwa Stop Loss sebaiknya ditetapkan “sebesar kerugian yang bisa anda tanggung”. Dan saya tetap tidak menganjurkan anda untuk ber-trading tanpa stop loss, karena bagaimanapun, stop loss diperlukan untuk “membatasi” kerugian yang mungkin terjadi.

Cara 3: Perlebar Target Profit Jangan melakukan Open Position kecuali anda yakin bisa mendapatkan profit 100 pips atau lebih
Apalagi melakukan Open Position berdasarkan “kayaknya bakalan ijo nih” atau malahan “ijo syukur, merah ya udah”. Wah, kalau seperti itu tingkat keyakinannya, mending gak usah OP aja deh. Ingatlah bahwa profit anda nantinya masih harus dipotong oleh spread, dan anda sudah menanggung resiko kerugian dengan membuka satu posisi. Jadi, jangan mau kalo cuma asal ijo doang.

Cara 4: Gunakan Time Frame 4H (atau lebih)
Banyak temen trader yang berpendapat bahwa TF 4 H itu yang paling rendah false signalnya. Juga, kalo anda berharap mendapat profit 100 pips lebih, maka menggunakan chart dengan TF yang relatif tinggi akan lebih masuk akal untuk mempermudah mengidentifikasi major trend yang sedang terjadi.

Nah, itu tadi cara-cara yang bisa dibilang simple untuk meningkatkan hasil trading anda. Intinya sebenernya sih gimana kita sebisa mungkin menghindari spread yang mengurangi perolehan profit kita. Oya, perlu saya ingatkan juga masalah margin management. Karena kita bermain di TF 4H dan memasang Stop Loss yang relatif lebar, maka ketahanan margin harus selalu diperhatikan. Ok, mau coba diaplikasikan? semoga berhasil. Sukses selalu untuk anda![/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://www.seputarforex.com/sfmateri/sf0_Upward.jpg” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]