in Berita Pasar by heri
F1A0136C4EA039CD083156129AE67FF40ACD6022_large Bursa Tokyo Tertekan
Bursa Jepang kembali menurun pada transaksi akhir pekan ini. Dengan demikian, penurunan bursa Jepang sudah berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg waktu Tokyo, indeks Topix Jepang melorot 1,5% menjadi 1.327,43. Sementara itu, 33 sektor kompak tertekan. Indeks acuan Negeri Sakura ini menuju penurunan sebesar 2,4% pada pekan ini. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1,4% menjadi 16.531,16 setelah indeks kepercayaan Tankan di bawah prediksi ekonom.

Penurunan bursa Jepang juga tak terlepas dari sentimen penguatan yen yang pagi ini mencapai 0,2% menjadi 112,31 per dollar. “Perekonomian sedikit melemah. Jika yen tetap pada level saat ini versus dollar AS dan ekonomi AS tidak jatuh ke jurang resesi, maka kinerja perusahaan tidak akan merosot. Namun, sulit memprediksi data tenaga kerja AS dan sepertinya market akan diberatkan oleh sentimen ini,” jelas Juichi Wako, senior strategist Nomura Holdings Inc di Tokyo.

Indeks Tankan turun ke level 6 pada kuartal pertama. Ini merupakan level terendah sejak pertengahan 2013 lalu. Ekonom memprediksi, indeks Tankan berada di level 8 Data positif menunjukkan tingkat kepecayaan yang lebih tinggi di antara pelaku manufaktur.