Bank sentral Korea Selatan memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya untuk 11 bulan berturut-turut pada pertemuan hari ini, Jumat. Berdasarkan pengumuman resmi BOK, suku bunga acuan dipertahankan di rekor terendah di level 1,5%. Hal ini sesuai dengan prediksi 15 dari 18 analis yang disurvei Bloomberg.

Sementara itu, tiga analis lain memproyeksikan penurunan suku bunga menjadi 1,25%. Dalam pernyataan resminya pasca keputusan suku bunga, bank sentral Korea akan mengawasi dengan ketat upaya restrukturisasi perusahaan dengan jumlah pinjaman tinggi. “Kami akan memikirkan posisi mereka saat menetapkan kebijakan suku bunga,” jelas Gubernur BOK Lee Ju Yeol.

Meski demikian, sejumlah analis dari HSBC Holdings Plc, Citigroup Inc, dan Nomura Holdings Inc memproyeksikan BOK akan menggunting suku bunga acuan pada pertemuan bulan depan. Alasannya, sejumlah data ekonomi -seperti tingkat ekspor dan tingkat produksi manufaktur- menunjukkan penurunan.

“Sepertinya BOK akan memangkas suku bunga pada Juni atau Juli,” jelas Yoon Yeo Sam, fixed income analyst Mirae Asset Daewoo Securities. Dia menambahkan, pada saat itu, BOK dan Kementerian Keuangan akan menggeber kebijakan gabungan dan mengumumkan stimulus untuk menyokong pertumbuhan.