Atsutshi Takeda, ekonom Itochu Corp. di Tokyo yang diwawancarai oleh Bloomberg mengatakan, Jepang sepertinya akan tetap mempertahankan surplus neraca berjalannya untuk sementara ini. Tetapi, laju ekspansi surplus mungkin akan melambat dalam beberapa bulan ke depan seiring dengan kenaikan harga minyak dan menguatnya yen yang tentunya juga akan berdampak pada perdagangan, keuntungan, dan jumlah wisatawan.

Menanggapi laporan ini, mata uang Jepang diperdagangkan pada level 108.40 per Dolar AS dan mulai naik tipis ke level 108.58 saat berita ini dirilis. USD/JPY mencentak kemunduran ke level 108 sejak kemarin saat Dolar AS sedikit melemah.

z?s=USDJPY=X&t=7d Awasi Kenaikan Harga Minyak