in Berita Pasar by heri
bursa1-3-1200x1200 Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah
IHSG dibuka melemah 17,9 poin (0,37%) ke 4.809,187. Menutup perdagangan Kamis pekan lalu, IHSG ditutup terkoreksi 27,089 poin (0,56%) ke 4.827,087. Sementara indeks unggulan LQ45 ditutup melemah 5,231 poin (0,62%) ke 838.557.

Sementara di pasar uang, dolar AS bergerak stagnan. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka stagnan di Rp 13.261, sama seperti posisi Kamis pekan lalu.

Sedangkan kondisi bursa saham Asia pagi ini, anntara lain: Indeks Nikkei 25 naik 108,05 poin (0,64%) ke 17.129,93, Indeks Hang Seng turun 269,62 poin (1,31%) ke 20.345,61, Indeks SSE Composite naik 19,55 poin (0,67%) ke 2.999,29, dan Indeks Straits Times naik 1,47 poin (0,05%) ke 2.848,86.

Mayoritas saham di bursa saham AS ditutup menguat jelang libur Paskah. Pada perdagangan Kamis (24/3) Wall Street terapresiasi karena terpicu kenaikan harga minyak menyusul kabar menurunnya aktivitas pengeboran emas hitam di Negeri Paman Sam. Tetapi keuntungan itu tidak cukup untuk mengimbangi koreksi yang terjadi di awal pekan ini, yang mengakibatkan kerugian mingguan pertama setelah lima pekan sebelumnya menguat berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 13,14 poin (0,08 persen) menjadi berakhir di 17.515,73. Indeks berbasis lebih luas S&P 500 merosot 0,77 poin (0,04 persen) menjadi 2.035,94, sementara indeks komposit Nasdaq naik 4,64 poin (0,10 persen) menjadi 4.773,50.

Saham-saham AS sebagian besar berada di posisi merah menyusul data yang menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama AS lesu dan klaim pengangguran sedikit lebih tinggi. Tetapi harga minyak memotong kerugian mereka setelah jumlah rig mingguan yang dirilis perusahaan jasa minyak Baker Hughes menunjukkan penurunan 15 rig minyak yang beroperasi di AS, berarti produksi akan terus turun perlahan-lahan.