in Berita Pasar by yeremia
Warga Australia merasa kurang percaya diri akan outlook ekonomi negaranya serta terhadap keungan personal pada bulan ini dibandingkan dengan bulan Maret, demikian menurut survei konsumen yang dirilis pada Rabu (13/04) pagi hari ini. Kondisi tersebut menunjukkan indikasi bahwa sektor non-pertambangan Australia mungkin tak sekuat yang ditampilkan oleh survei-survei lainnya.

Pengukuran yang menunjukkan turunnya kepercayaan konsumen ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir di bulan April ini, menyoroti adanya divergensi antara konsumen dan produsen tentang outlook untuk perekonomian Australia setelah survei terpisah sehari sebelumnya justru menunjukkan kenaikan sentimen bisnis yang terkuat dalam delapan tahun terakhir.

Indeks Sentimen Konsumen Australia yang dirilis oleh Westpac-Melbourne pagi ini menunjukkan penurunan 4.0 persen ke angka 95.1 pada bulan April dari 99.1 akhir bulan lalu, dimana skor di bawah 100 mengindikasikan bahwa sebagian besar konsumen merasa pesimis dan jika skor di atas 100 maka sentimen yang terbentuk adalah sebaliknya.

Ekonom Westpac mengatakan bahwa hasil tersebut terbilang mengecewakan dan menunjukkan bahwa konsumen masih merasa tidak nyaman dengan kondisi pasar global. Pangsa pasar Asutralia jeblok hingga 3 persen dalam satu bulan lalu dan media-media masih menyoroti perlambatan di perekonomian China, sehingga kemungkinan hal itulah yang memicu pesimisme.

Para konsumen juga memperhatikan outlook ekonomi dimana pandangan terhadap outlook ekonomi mereka untuk 12 bulan ke depan mencatat penurunan hingga 5.5 persen sementara ekspektasi terhadap kondisi ekonomi 5 tahun ke depan merosot 5.9 persen.

sf_093817_TM1460515090_australia_shop AUD/USD Terus Mendaki Abaikan Pesimisme Konsumen Australia