in Berita Pasar by yeremia
Pekerjaan bangunan di Australia melanjutkan pertumbuhan yang moderat di kuartal akhir tahun lalu sejalan dengan aktivitas konstruksi yang merosot tajam. Hal tersebut menunjukkan bahwa pasar konstruksi hunian yang sedang melambat ini tidak akan mampu untuk mengisi celah kopong yang ditinggalkan oleh sektor pertambangan di negara tersebut.

Total pekerjaan bangunan di Australia pada Rabu (24/02) hari ini dilaporkan jatuh sebanyak 3.6 persen dengan penyesuaian musiman pada kuartal bulan Desember, menurut Biro Statistik Australia (ABS), angka tersebut diperoleh setelah indeks pada kuartal sebelumnya direvisi menurun 1.8 persen. Padahal, para analis mengekspektasikan aktivitas konstruksi untuk menurun 2.1 persen kuartal terakhir lalu.

Penurunan yang paling parah dalam bidang konstruksi Australia ini terjadi pada sektor engineering dimana pekerjaannya turun 9.5 persen selama kuartal akhir 2015. Pekerjaan pembangunan hunian merangkak naik 2.8 persen dalam kuartal akhir, sementara aktivitas pembangunan gedung non-hunian mengumpulkan kenaikan 2.5 persen.

Dalam basis tahunan, total pekerjaan konstruksi Australia jeblok 4.3 persen pada kuartal yang berakhir di bulan Desember, dengan garapan perumahan yang pertumbuhan tahunannya turun 12.4 persen.

Sektor konstruksi di Australia mengalami transisi yang cukup masif dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan perekonomian yang juga bertransisi dari sektor investasi pertambangan. Kini, Australia lebih mendorong pertumbuhan sektor jasa untuk mengimbangi boom yang sudah terjadi di sektor pertambangan.

sf_100009_TM1456282801_konstruksi_australia AUD/USD Mundur Bersama Dengan Data Konstruksi Australia