in Berita Pasar by yeremia
Output dari sektor jasa China terus terakselerasi pada bulan Maret sehingga mengubah sentimen pesimis yang selama ini membayangi outlook ekonomi negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Sektor tersier China berekspansi untuk 20 bulan berturut-turut hingga Maret.

Indeks PMI Caixin Jasa China naik dari posisi 51.2 pada bulan Februari, menjadi 52.2 pada bulan Maret. Indeks perkiraan untuk PMI Jasa China bulan Maret adalah 51.4, jadi perolehan tersbut jauh melebihi ekspektasi.Angka di atas level 50 menunjukkan ekspansi.

Di samping itu, kenaikan indeks ini menambah sinyal bahwa perekonomian China mulai menyerap manfaat dari kebijakan stimulus yang digulirkan oleh pemerintah China baru-baru ini. Di sisi lain, pesanan baru naik dalam tingkat sedang di antara penyedia-penyedia jasa pada bulan Maret, akan tetapi, jumlah pekerjanya dipangkas, dan menandai penurunan ketenagakerjaan untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus 2013.

“Secara keseluruhan, sektor jasa berkembang dengan baik, namun perekonomian sedang dalam kondisi yang terombang-ambing, mengindikasikan kurangnya fondasi yang solid dalam pemulihan ekonomi,” kata Kepala Ekonom Caixin Insight Group, Dr He Fan. “Pemerintah perlu mendorong “reformasi dari sisi suplai” untuk memacu perkembangan dari industri-industri yang sedang berkembang.”

sf_102821_262597_australia_china AUD/USD Memantul Ke Atas Pasca Naiknya PMI Caixin China