Pertumbuhan ekonomi Australia dilaporkan naik melebihi ekspektasi 0.6 persen untuk kuartal akhir 2015 dan 3 persen untuk tahun ini, demikian catatan Biro Statistik Australia (ABS) hari Rabu (02/03) ini. Para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg umumnya memperkirakan GDP Australia akan tumbuh 0.4 persen untuk kuartal bulan Desember dan 2.5 persen untuk satu tahun.

Perkiraan terendah untuk Pertumbuhan Domestik Bruto Australia ini adalah 0.2 persen dan yang tertinggi adalah 0.6 persen untuk kuartal keempat 2015. Ekonom senior NAB, David de Garis menjelaskan bahwa menguatnya angka pertumbuhan Australia ini seolah mengecoh perhitungan pasar, bahkan mungkin perhitungan Bank Sentral Australia sendiri, karena kebanyakan orang hampir yakin bahwa pertumbuhan akan menurun padahal kenyataannya tidak. Kenaikan yang dicetak pun terbilang tinggi.

“Kenaikan (GDP) hingga 3 persen tahun ini cukup menyita perhatian. Angka tersebut satu setengah persen di atas perkiraan RBA,” lanjut de Garis.

“Mengingat Australia akan menarik mundur investasi pertambangan terbesarnya, ini merupakan hasil yang baik. Prediksi umum pihak kami adalah RBA telah selesai dalam pemotongan suku bunga, dan data (GDP) ini makin mendukung pandangan tersebut.”

Dua kontributor terbesar bagi pertumbuhan Australia ini adalah belanja konsumen, yang bertambah sebanyak 0.5 persen poin, dan kenaikan inventaris yang bertambah 0.2 persen. Sementara kontributor penurunan masih dari sektor pertambangan.

AUD/USD Melonjak
Merespon laporan tersebut, AUD/USD melonjak 0.76 persen ke angka 0.7229 dari sebelumnya di angka 0.7175. Kemarin, RBA dilaporkan tetap mempertahankan tingkat suku bunga di angka 2 persen sesuai ekspektasi, dan menyatakan kebijakan pelonggaran lebih jauh masih memungkinkan untuk dilakukan apabila dibutuhkan.

sf_112018_TM1456892408_dolar_australia_9 AUD/USD Dilambungkan GDP Australia Desember 2015