in Berita Pasar by heri
0 Analisa komprehensif komoditas, 6 April 2016
Emas Tampil Impresif, OIL Memantul Naik

Pada zona transaksi Asia hari ini, Rabu (6/04/2016) Emas nampak berupaya menjaga ritme bullish yang telah dibangun pada sepanjang sesi transaksi hari Selasa (5/4/2016) kemarin, di tengah antisipasi para investor terhadap event krusial pada Kamis dini hari nanti, yaitu publikasi risalah FOMC Meeting Minutes pada jam 01.00 WIB.

Orkestrasi komentar dari para pejabat top Fed nanti malam juga akan menjadi titik atensi para investor, dengan bingkai pertanyaaan apakah Fed akan menyemai sinyal peningkatan suku bunga AS lebih lanjut dalam tempo sesegera mungkin, atau tetap menyuguhkan wacana bahwa Fed akan menggunakan pendekatan gradual terkait kebijakan kenaikan suku bunga AS ?

Jika yang dipilih adalah kosa kata sakti bahwa Fed akan sesegera mungkin melejitkan lagi suku bunga AS, maka logam mulia, yaitu Emas dan Perak mesti bersiap mendapat guyuran aksi jual secara massif dan sporadis, yang pada saat bersamaan dolar AS akan kian digdaya dan menohok mitra karensi utama lainnya

Namun, jika diksi yang dipilih adalah Fed akan mengambil pendekatan hati-hati terkait kebijakan kenaikan suku bunga AS dengan catatan pertumbuhan global masih rapuh, akan dijadikan momentum apik bagi para investor untuk kian mendekap erat Emas dan Perak, sehingga keduanya akan tampil semakin berkilau, berseberangan dengan performa dolar AS yang rentan untuk berbalik terkulai di hadapan rival karensi utama lainnya

Di sisi lain, harga minyak dunia juga sukses membentuk candle bullish pada hari Selasa kemarin, setelah dua hari sebelumnya mencatat penurunan besar, di tengah peringatan Dana Moneter Internasional (IMF) atas pertumbuhan global yang lambat. Harga minyak telah jatuh lebih dari lima persen dalam dua hari perdagangan terakhir karena rencana pembatasan produksi oleh produsen-produsen utama meredup.

Minyak mentah Brent North Sea, patokan global, yang diperdagangkan di London untuk pengiriman Juni, berakhir naik 18 dan menetap di level $ 37,87 per barel. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, bertambah 19 sen dan ditutup pada level $35,89 per barel di perdagangan New York. Brent jatuh ke level rendah $37,27 dolar AS dan WTI merosot menjadi 35,24 dolar AS per barel di awal perdagangan, di tengah harapan atas pembicaraan pembatasan produksi di Doha, Qatar, pada 17 April antara Rusia dan para produsen OPEC untuk memperkuat harga.

Para investor dan trader logam mulia hari ini akan tersedot atensinya pada rilisan risalah FOMC Meeting Minutes pada jam 01.00 WIB Kamis dini hari nanti, yang sebelumnya akan diawali oleh komentar Presiden dari Fed of Cleveland, yaitu Loretta Mester pada jam 23.20 WIB