[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_image id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”https://www.ifx.web.id/wp-content/uploads/0.jpg” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][sdf_text_block id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Emas bergerak konsolidasi

Pada perdagangan di pasar Asia ini harga emas cenderung masih bergerak konsolidasi dalam range yang tidak terlalu lebar. Para investor cenderung masih akan memastikan hasil dari data GDP Amerika yang akan diumumkan nanti malam. Pasar juga masih mencermati perkembangan pertemuan anggota G20 yang akan diselenggarakan akhir pekan ini di Shanghai Tiongkok dimana Para Menteri Keuangan masing-masing anggota akan hadir pada pertemuan ini.

Fokus investor menantikan data GDP dan event G 20.

Tertahannya rally harga emas disinyalir profit taking sejenak dari para spekulan pasar, indikator ekonomi GDP Amerika masih tetap jadi acaun para investor dalam menyikapi wacana kelanjutan akan perubahan kebijakan moneter The Fed selanjutnya. Pelambatan ekonomi global ditengah terpuruknya harga minyak dunia masih menjadi faktor yang mendorong sentimen safe haven terhadap emas dalam beberapa pekan terakhir ini.

Minyak coba lanjutkan recovery

Minyak masih mempertahankan recovery karena antisipasi dari data jumlah rig di Amerika dimana
berdasarkan laporan sebelumnya telah terjadi penurunan jumlah titik pengeboran minyak AS.
Kesiapan Rusia menindaklanjuti wacana pengurangan kapasitas produksi minyaknya bersama negara-negara yang tergabung dalam OPEC juga turut memicu recovery minyak di pekan ini. Namun terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan, sentimen dominan akan over supply minyak masih kerap membayangi perdagangan minyak global.

Komoditas berpeluang ditutup menguat

Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan emas maupun perak berpeluang ditutup menguat pada akhir perdagangan pekan ini, keraguan akan realisasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat ini masih akan berperan kuat mendorong sentimen safe haven. Disisi lain recovery harga minyak dunia kemungkinan masih akan terbatas meskipun wacana pemangkasan produksi minyak oleh para produsen masih tetap diupayakan sebaga salah satu langkah menstabilkan harga minyak global. Pelambatan ekonomi dunia dan over supply diprediksi akan menyulitkan kebangkitan
minyak.[/sdf_text_block][/sdf_col][/sdf_hero]


Tinggalkan Balasan