in Berita Instaforex by heri
Emas dan Perak masih terkoreksi

Pada perdagangan di pasar Asia ini harga emas masih dalam fase koreksi pasca rally
di perdagangan pasar Amerika tadi malam. Tegelincirnya harga emas disinyalir profit taking
sejenak dari para spekulan pasar, namun sentimen negatif akan serangkain data ekonomi Amerika
tadi malam telah memicu para investor kembali melirik emas sebagai sarana safe heaven. Tekanan
terhadap harga minyak dunia juga telah berpean menopang kenaikan harga emas.

-Fokus investor masih tertuju pada kebijakan The Fed

Fokus para investor tertuju pada data payroll pada pekan depan dimana data krusial ini akan
menentukan terhadap langkah kebijakan moneter federal reserve Amerika berikutnya. Suka tidak
suka isu dominan mengenai kelanjutan kenaikan suku bunga Fed masih ditunggu oleh para investor.
Memang dalam beberapa pekan terakhir ini timbul keraguan terhadap Fed apakah bisa mewujudkan
perubahan kebijakan moneternya jika mengacu pada serangkaian indikator ekonomi AS akhir-akhir
ini dan kondisi perekonomian global secara umum.

-Antisipasi cadangan minyak AS memberatkan minyak

Minyak terus tertekan sebagai antisipasi data cadangan minyak Amerika yang akan dimumkan nanti
malam dimana berdasarkan forecast akan terjadi kenaikan cadangan minyak AS. Sinyal yang telah
disampaikan oleh Menteri Perminyakan Saudi Arabia Ali al-Naimi yang kemungkinan belum berencana

akan melakukan pemangkasan kapasitas produksi minyaknya telah menjadi salah satu faktor yang
memberatkan recovery minyak global.

-Emas dan Perak berpeluang melaju kembali

Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan baik emas maupun perak tetap berpeluang
melanjutkan tren kenaikannya jika mengacu pada serangkaian indikator ekonom Amerika yang telah
dirilis sebelumnya. Sikap pesimisme para investor terhdap wacana perubahan kebijakan fed tetap
akan berperan menopang laju kedua komoditas ini. Di lain pihak harga minyak dunia nampaknya
sulit terdongkrak kembali karena sentimen over supply masih membebani laju minyak.