in Berita Pasar by heri
Kospi-naik119 Analisa Komprehensif Index,8 April 2016
Indeks Asia Dibayangi Aksi Jual

Bursa saham Asia dibayangi atmosfir bearish, yang dipelopori oleh bursa saham Jepang menuju level terendah dalam hampir dua bulan, pada saat para investor didera kecemasan mengenai tingkat efektivitas dari stimulasi bank sentral yang menghambat permintaan untuk beragam asset yang lebih beresiko. Mata uang emerging-market mengalami ritres sementara minyak mentah dunia kembali naik

Indeks Topix anjlok untuk ketiga kalinya pada pekan ini di Tokyo, pada saat yen terkoreksi dari level terkuat dalam 1 ½ tahun, namun yen masih berada pada jalur terbaiknya sepanjang transaki pekan ini. Minyak mentah mengayun naik lagi untuk ketiga kalinya pada pekan ini.

Elemen kecemasan nampaknya telah kembali menyelimuti pasar uang pada pekan ini, menyusul rilisan risalah FOMC meeting minutes yang menekankan keprihatinannya terhadap tinjauan pertumbuhan global dan Ketua IMF, Christine Lagarde menabur sinyal bahwa pihaknya akan menurunkan tinjauan pertumbuhan global.

Upaya stimulasi dari bank-bank sentral Asia hingga Eropa telah gagal untuk memicu pemulihan harga untuk aset beresiko dan volatilitas baru dalam harga minyak, di tengah kecemasan atas kelimpahan komoditas, yang mengkhawatirkan para investor

Pola pergerakan NIKKEI dan KOSPI hari ini nampaknya masih akan dibayangi fluktuatif yang intens, kendati secara general keduanya masih berada dalam atmosfir bearish. HANGSENG pun terus berada pada perangkap aksi jual oleh para investor, terutama setelah pada sesi transaksi penghujung pekan ini, dibuka menurun.