in Berita Pasar by heri
Kospi-naik119 Analisa Komprehensif Index, 4 April 2016
Indeks Asia Masih Dibayangi Pergerakan Fluktuasi

Pergerakan indeks saham Asia nampak bervariasi, namun tendensi fluktuatif masih kuat, sebagaimana terdeteksi pada NIKKEI hari ini, gerak naik dan turun relative cepat. Karakter tersebut mencerminkan keputusan para investor untuk tidak terlalu lama menggenggam profit masih dibayangi oleh penguatan yen berkenaan dengan prospek suku bunga AS yang lebih rendah .

Data yang dirilis hari Jumat (1/04/2016) kemarin nampaknya berpengaruh minor terhadap pandangan Fed yang akan mengambil pendekatan gradual terhadap kenaikan suku bunga AS, yang berpengaruh juga terhadap performa indeks saham Asia hari ini, Senin (4/04/2016)

Berdasarkan survey yang disponsori Bloomberg, peluang kenaikan suku bunga AS bulan ini, masih nol bahkan pada saat data bulan Maret kemarin mengindikasikan bahwa sektor manufakturing AS terlihat ekspansi untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan dan data tenaga kerja, sebagaimana terefleksikan pada US payroll berlabel “lebih bagus dari ekspektasi”

Di sisi lain Bursa saham Amerika Serikat menguat ke level tertinggi tahun ini di tengah optimisme ekonomi dan estimasi akan kenaikan suku bunga yang hanya akan dilakukan secara bertahap. Indeks Standard & Poor’s 500 menutup minggu lalu dengan kenaikan 0,6% ke level 2.078,78. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,6% atau 107,66 poin ke level 17.792,75. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi setelah penurunan tajan 117 poin pada 4 Desember 2016.

Pola pergerakan NIKKEI dan KOSPI hari ini nampaknya masih akan dibayangi fluktuatif yang intens, kendati secara general keduanya masih berada dalam fase bearish. Sementra HANG SENG liburan berbarengan dengan tutupnya perbankan Tiongkok hari ini.