in Berita Pasar by heri
title_pic_story_full Analisa Komprehensif Forex, 5 April 2016
Dolar AS Masih Rentan Tertekan

Dolar AS dipaksa bersimpuh menuju level terendah dalam lebih dua pekan terhadap mata uang Jepang pada hari Senin (4/04/2016) kemarin, dan bergerak relatif tertekan terhadap rival karensi utama lainnya, ditengah persepsi para partisipan pasar uang yang masih mengkristal bahwa Fed akan mengambil langkah gradual terhadap prospek peningkatan suku bunga pada tahun ini

Grafik Millenium MT4 kemarin mencatat dolar AS terpelanting menuju level 111.08 dan nampak berlanjut pada sesi transaksi zona Asia hari ini, Selasa (5/04/2016) pada level 110.84. Para analis beropini bahwa komentar Ketua Fed, Janet Yellen pekan lalu yang menegaskan bahwa pihaknya mesti hati-hati terkait peningkatan suku bunga, masih menjadi faktor penekan jejak dolar AS

Indeks Dolar AS (USD) sebagai parameter kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, masih berkutat tidak jauh dari area terendah dalam 5 ½ bulan yang disentuh pada pekan lalu, yaitu 94.310

Versus euro, mata uang AS juga nampak terkulai manakala dipaksa mendekam pada level terlemah dalam 5 ½ bulan, yaitu 1.1436.

Pada hari ini, faktor internal akan menguji dolar AS antara lain data indikator ekonomi USD Trade Balance dan ISM Non-Manufacturing PMI yang akan dirilis pada jam 19.30 WIB dan 21.00 WIB. Sementara aussie yang kemarin nampak tertekan oleh dolar AS, pada siang hari ini, tepatnya pada jam 11.30 WIB akan ditempa event krusial, yaitu AUD cash rate dan AUD RBA rate statement.

Dari Jerman, data EUR German factory orders yang akan dipublikasikan pada jam 13.00 WIB akan menguji performa euro dan mata uang Inggris akan diuji oleh data GBP service PMI pada jam 15.30 WIB