in Berita Pasar by heri
title_pic_story_full Analisa Komprehensif Forex, 30 Maret 2016
Dolar tetap cenderung melemah terhadap mata uang utama lainnya, melanjutkan pelemahan pada Selasa. Data indeks kepercayaan konsumen AS yang optimis gagal membantu dolar karena saat itu investor tetap berhati-hati menjelang pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen untuk melihat indikasi terbaru tentang kenaikan suku bunga di masa depan. The Conference Board mengatakan indeks kepercayaan konsumen naik menjadi 96,2 bulan ini dari pembacaan 94,0 pada bulan Februari.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,15% pada 95,85. USDJPY tergelincir 0,11% ke 113,32. Yen sempat melemah setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa ia akan melanjutkan dengan kenaikan pajak penjualan yang direncanakan April mendatang kecuali perekonomian dilanda tekanan yang berat. Sebelumnya banyak ekonom memperkirakan Abe akan menunda kenaikan pajak yang direncanakan yang bisa mengancam pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh.

EURUSD naik tipis 0,09% menjadi 1,1207. Dolar juga bergerak melemah terhadap pound, dengan GBPUSD naik 0,15% di 1,4276 dan stabil terhadap franc Swiss, dengan USDCHF di 0,9739. Sementara itu, dolar Australia menguat dengan AUDUSD naik 0,13% di 0,7555. USDCAD turun 0,20% dan diperdagangkan pada 1,3160.

Kini fokus pasar beralih pada data dari Automatic Data Processing, Inc. (ADP) yang diprediksi akan mengalami penurunan dari 214.000 ke 195.000. Data ini menjadi perhatian karena dapat digunakan untuk memperkirakan hasil data Nonfarm Payrolls dan Unemployment Rate di sesi akhir pekan. Data-data ketenagakerjaan menjadi data yang selalu dipantau oleh Fed karena menjadi salah satu pijakan dalam membuat keputusan yang berkaitan dengan suku bunga dan kebijakan lainnya.