in Berita Pasar by heri
title_pic_story_full Analisa Komprehensif Forex, 19 April 2016
Hingga menjelang siang ini dolar masih melemah meskipun tipis. Dolar bergerak lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya dalam perdagangan yang sepi di sesi Senin karena pasar gelisah setelah para produsen minyak utama gagal mencapai kesepakatan mengenai pembekuan output dan data AS yang kurang bagus di sesi Jum’at terus membebani. Indeks dolar AS turun 0,19% ke 94,50.

Pertemuan produsen minyak utama dunia di Doha, Qatar, pada hari Minggu berakhir tanpa kesepakatan pembekuan tingkat produksi yang dimaksudkan untuk menopang harga minyak mentah. Pembicaraan gagal setelah Arab Saudi menuntut Iran untuk ikut bergabung dengan kesepakatan untuk pembekuan output namun Iran menolak untuk mengambil bagian dalam pembicaraan tersebut dan mengatakan tidak akan berpartisipasi sampai tingkat output kembali seperti sebelum sanksi internasional yang dikenakan atas program nuklirnya.

USDJPY tetap stabil di 109,00. Yen telah menguat sejak awal tahun seiring kegelisahan investor tentang kebijakan suku bunga negatif di Jepang dan Eropa hingga mendukung selera investor untuk memburu aset safe haven seperti yen.
Penguatan yen menjadi tantangan bagi bank sentral Jepang yang sedang berusaha menopang inflasi dan pejabat bank sentral Jepang telah menunjukkan bahwa mereka bisa melakukan intervensi untuk melemahkan mata uangnya.

EURUSD naik 0,31% diperdagangkan pada 1,1320. Dolar juga melemah terhadap franc Swiss, dengan USDCHF meluncur 0,38% ke 0,9635. Dolar Australia dan Selandia Baru juga menguat terhadap dolar AS dengan AUDUSD naik 0,1% di 0,7770 dan dengan NZDUSD naik 0,16% ke 0,6927. Pound juga bergerak lebih tinggi terhadap dolar, dengan GBPUSD naik 0,25% di 1,4300.

Greenback masih di bawah tekanan setelah laporan yang menunjukkan bahwa AS produksi industri jatuh lebih dari yang diharapkan pada bulan Maret dan sentimen konsumen memburuk sedikit di bulan ini. Data-data tersebut menggarisbawahi pandangan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menerapkan pendekatan yang hati-hati tentang tingkat suku bunga di masa depan.

Hari ini perdagangan forex berpotensi lebih aktif dari kemarin. Selain agenda pengumuman kebijakan bank sentral Australia pagi tadi, data ZEW Economic Sentiment dari Jerman yang diprediksi bagus untuk euro dapat kembali membebani performa dolar terhadap mata uang tunggal kawasan Eropa tersebut. Data Building Permits dari AS serta pidato gubernur bank sentral Australia dan Inggris juga tak akan luput dari perhatian para pelaku pasar.