in Berita Pasar by heri
poundsterling-dollar-euro-1200x672 Analisa Komprehensif Forex, 14 April 2016
Dolar naik ke level tertinggi dalam satu minggu terhadap mata uang utama lainnya pada sesi Rabu, meskipun rilis laporan ekonomi AS yang mengecewakan, karena greenback terus pulih dari penurunan tajam yang terjadi di awal pekan ini. Biro Sensus AS mengatakan bahwa penjualan ritel turun 0,3% pada bulan Maret, mengecewakan ekspektasi adanya kenaikan 0,1%. Penjualan ritel inti, tidak termasuk otomotif, naik 0,2% bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,4%. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,67% ke 94,65, tertinggi sejak 6 April.

Laporan data ekonomi lain (PPI, Producer Price Index) menunjukkan bahwa indeks harga produsen AS turun 0,1% pada bulan Maret, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 0,2% dan setelah penurunan 0,2% bulan sebelumnya. Untuk tahun ke tahun, harga produsen turun 0,1% bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,3%. PPI inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, tergelincir 0,1% bulan lalu, mengecewakan harapan untuk kenaikan 0,1%.

EURUSD turun 0,82% di 1,1290, menjauh dari puncak tertinggi enam bulan 1,1464. USDJPY naik 0,51% ke 109,19, dari level terendah hampir 18 bulan di 107,62 yang terbentuk pada sesi Senin. GBPUSD turun 0,26% di 1,4223 dan USDCHF menguat 0,95% ke 0,9646. Dolar Australia ikut melemah, dengan AUDUSD turun 0,40% di 0,7650.

Sentimen positif terhadap dolar masih potensial untuk berlanjut. Sejumlah data penting hari ini akan menjadi perhatian para pelaku perdagangan forex. Australia Employment Change dan Unemployment Rate dirilis pagi ini. Menjelang malam nanti MPC Official Bank Rate Votes dari Inggris akan berpengaruh signifikan terhadap GBPUSD. Selanjutnya Core CPI dan Unemployment Claims AS yang diprediki akan bagus untuk dolar akan menjadi fokus utama hari ini.