[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_image id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://forexsimpro.com/wp-content/uploads/2016/03/Euro-Terkoreksi-Saatnya-Investor-Taking-Profit-696×462.jpg” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][sdf_text_block id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Euro
Euro melemah terhadap dollar AS pada hari Senin, melepaskan keuntungan dipekan sebelumnya. Selain karena reboundnya dollar setelah anjlok pekan lalu, euro juga melemah seiring minimnya rilis data ekonomi kawasan dan komentar pejabat ECB yang kondtradiktif dengan pernyataan Presiden ECB Mario Draghi.

Euro yang menguat dua pekan lalu pasca keputusan ECB dan pernyataan Draghi bahwa bank sentral menutup kemungkinan pemangkasan suku bunga berikutnya. Namun pernyataan pejabat ECB, Peter Praet mengatakan bahwa masih terbuka kemungkinan pemotongan suku bunga jika diperlukan. Suku bunga euro belum mencapai dasarnya jadi masih ada kemungkinan turun lagi. Hal ini memberi pelemahan pada euro.
[/sdf_text_block][/sdf_col][/sdf_hero]

Kategori: Berita Perusahaan

Tinggalkan Balasan