in Fundamental by yeremia
Kamis, 31 Maret 2016:
Jam 14:00 WIB: pidato gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney (Berdampak tinggi pada GBP)
Mark Carney dijadwalkan mengadakan konperensi pers pada Financial Stability Board Plenary Meeting, di Tokyo.

Jam 14:55 WIB: data jumlah pencari kerja dan tingkat pengangguran di Jerman bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Data ini mengukur perubahan jumlah pencari kerja di Jerman dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dirilis dalam 2 versi, perubahan jumlah dan persentasi perubahan. Jumlah pengangguran sangat berhubungan dengan tingkat tenaga kerja dan akan berpengaruh pada aktivitas perekonomian secara keseluruhan.

Jumlah pencari kerja di Jerman pada bulan Pebruari 2016 lalu berkurang 10,000 orang, sesuai dengan perkiraan dan merupakan angka penurunan terendah sejak Oktober 2015, sementara tingkat pengangguran bulan Pebruari berada pada angka 6.2%. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan jumlah pencari kerja di Jerman akan kembali berkurang 6,000 orang dan tingkat pengangguran akan tetap pada 6.2%. Jika angka penurunan pencari kerja lebih tinggi dari perkiraan dan persentase tingkat pengangguran lebih rendah dari perkiraan maka akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 15:30 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) Inggris kwartal ke 4 tahun 2015 (Final) (Berdampak medium-tinggi pada GBP)

Di Inggris GDP dirilis tiga kali, masing-masing preliminary, second estimate dan final. Data preliminary adalah yang paling awal dirilis sehingga cenderung berdampak lebih tinggi, namun demikian jika pada rilis berikutnya berbeda dari perkiraan maka akan berdampak tinggi juga

Data preliminary kwartal ke 4 yang dirilis 28 Januari lalu menunjukkan GDP Inggris tumbuh 0.5%, sesuai dengan perkiraan dan lebih tinggi dari data final kwartal ke 3 yang tumbuh 0.4%. Sementara data second estimate yang dirilis 25 Pebruari lalu menunjukkan angka yang sama (+0.5%), sesuai dengan perkiraan. Kenaikan GDP kwartal ke 4 tersebut disebabkan oleh naiknya pengeluaran konsumen (+0.7%) dan pengeluaran pemerintah (+0.5%). Untuk data Final GDP kwartal ke 4 tahun 2015 diperkirakan tetap +0.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 15:30 WIB: data Current Account Inggris kwartal ke 4 tahun 2015 (Berdampak tinggi pada GBP)
Current Account Inggris dirilis per kwartal, dan memuat hasil neraca perdagangan, penerimaan (pembayaran bunga, dividen dan lainnya) dan pengeluaran (untuk bantuan, pajak dan lainnya). Jika hasil perdagangan dan penerimaan melebihi pengeluaran maka Current Account akan surplus, dan sebaliknya jika terjadi capital outflow lebih besar maka Current Account akan defisit. Defisit Current Account yang terus-menerus akan cenderung memperlemah mata uang Pound Sterling.

Kwartal ke 3 tahun 2015 Current Account Inggris mengalami defisit sebesar £ 17.5 milyard, lebih baik dari perkiraan yang akan defisit £ 21.3 milyard dan merupakan defisit terendah sejak kwartal ke 2 tahun 2014. Untuk kwartal ke 4 tahun 2015 diperkirakan Current Account Inggris akan kembali defisit sebesar £ 21.1 milyard. Angka defisit yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 16:00 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Flash Estimate kawasan Euro bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)
CPI kawasan Euro dirilis 2 kali dalam sebulan yaitu Flash (data awal) dan final. Angka estimasi tingkat inflasi ini dirilis oleh Eurostat berdasarkan masukan data CPI awal dari 19 negara anggota kawasan Euro. Meski mungkin ada kekurangan tentang detail dari kategori barang sebagai acuannya, namun Flash Estimate akan berdampak tinggi karena merupakan data CPI kawasan Euro yang paling awal dirilis. Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Ada 2 rilis, CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori barang makanan, minuman dan energi. Untuk kawasan Euro yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y yang menunjukkan tingkat inflasi tahunan kawasan. Bank sentral Eropa (ECB) selalu mengacu pada CPI total y/y untuk menentukan target inflasi dan perubahan tingkat suku bunga.

Bulan Pebruari lalu inflasi tahunan kawasan Euro turun 0.2% (atau -0.2%), lebih rendah dari perkiraan yang stagnan atau 0.0% dan merupakan persentase penurunan tertinggi dalam setahun, sementara CPI inti y/y bulan Pebruari naik 0.8% (revisi dari data sebelumnya yang naik 0.7%), lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.9% dan merupakan persentase kenaikan terendah dalam 3 bulan terakhir. Dalam basis bulanan (m/m) inflasi kawasan Euro bulan Pebruari 2016 naik 0.2%, tertinggi sejak September 2015. Naiknya angka inflasi tahunan bulan Pebruari tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga makanan di restaurant dan café, rental, dan harga buah-buahan, sementara harga gas dan heating oil mengalami penurunan.

Diantara negara-negara yang menggunakan mata uang Euro, inflasi tertinggi bulan Januari terjadi di Belgia (+1.1%), Austria dan Malta (+1.0%), sementara inflasi terendah terjadi di Siprus (-2.2%) dan Rumania (-2.1%). Untuk bulan Pebruari 2016 diperkirakan CPI total y/y kawasan Euro akan kembali turun 0.1% (atau -0.1%) sementara CPI inti y/y diperkirakan akan kembali naik 0.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 25 Maret 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Ada 2 data yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data initial.

Minggu lalu Jobless Claims AS kembali naik 6,000 ke 265,000 klaim dibandingkan minggu sebelumnya yang direvisi turun ke 259,000 klaim, lebih rendah dari perkiraan 267,000 tetapi yang tertinggi dalam 3 minggu terakhir, sementara klaim rata-rata 4 mingguan berada pada angka 259,750 klaim, naik 250 klaim dibandingkan minggu sebelumnya. Jobless Claims AS berada dibawah angka 300,000 selama 55 minggu secara berturut-turut, menunjukkan pasar tenaga kerja yang stabil. Untuk minggu ini diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan bertambah 1,000 ke angka 266,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 19:30 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) Canada bulan Januari 2016 (Berdampak tinggi pada CAD)
GDP menunjukkan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tetapi tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang hanya merilis data GDP tiap kwartal, Canada juga merilis tiap bulan dan relatif agak terlambat. Meski demikian dampak terhadap pergerakan mata uangnya cukup tinggi, terutama data month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya

Bulan Desember 2015 lalu GDP Canada m/m naik 0.2%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.1% tetapi lebih rendah dari bulan Nopember 2015 yang naik 0.3%, sementara untuk basis per kwartal (q/q) GDP kwartal ke 4 tahun 2015 yang dirilis tanggal 1 Maret 2016 lalu juga naik 0.2%, lebih rendah dari kwartal ke 3 yang naik 0.6% akibat turunnya permintaan domestik (-0.2%) dan business gross fixed capital formation (-1.7%).

Hari ini akan dirilis GDP bulan Januari 2016 yang diperkirakan akan kembali naik 0.3%, dan untuk GDP kwartal pertama tahun 2016 akan dirilis pada 31 Mei mendatang. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jum’at, 1 April 2016:
Jam 04:00 WIB: pidato anggota FOMC William Dudley (Berdampak medium pada USD)
Presiden Federal Reserve Bank of New York yang juga anggota FOMC William Dudley dijadwalkan berbicara di Virginia Association of Economists Annual Meeting, di Lexington.

Jam 06:50 WIB: indeks Tankan Manufacturing dan Tankan Non Manufacturing Jepang kwartal pertama tahun 2016 (Berdampak tinggi pada JPY)
Indeks yang dirilis oleh Bank of Japan (BoJ) setiap kwartal ini mengukur kondisi sektor manufaktur dan non-manufaktur (termasuk jasa) yang dibuat berdasarkan survey terhadap sejumlah perusahaan besar. Untuk indeks sektor manufaktur disebut juga dengan indeks kepercayaan bisnis (business confidence). Angka indeks yang positif (lebih besar nol) menunjukkan perekonomian yang membaik, sedang indeks dengan angka negatif mengindikasikan kondisi ekonomi yang sedang menurun.

Untuk kwartal pertama tahun 2016 diperkirakan indeks Tankan Manufacturing akan berada pada angka +8, lebih rendah dari kwartal ke 4 tahun 2015 yang +12 (terendah dalam 3 kwartal terakhir), sementara indeks Tankan Non-Manufacturing akan berada pada angka +24, juga lebih rendah dari kwartal ke 4 tahun 2015 yang +25 (tertinggi sejak kwartal ke 3 tahun 2014). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan JPY menguat.