in Fundamental by yeremia
Pada open posisi di tanggal 23 Maret dan 24 Maret 2016 saya meletakkan take profit sedikit di atas take profit analisa minyak tanggal tersebut. Ternyata harga justru memantul tepat di level take profit yang di rekomendasikan di analisa minyak.

Pada tanggal 30 Maret 2016 ini analisa minyak merekomendasikan buy dengan alasan USDX yang jatuh secara tiba-tiba dan dengan ukuran bar yang cukup panjang, sehingga seller besar diprediksikan telah muncul. Hal itu menjadi indikasi adanya pelemahan pada USD dan diprediksikan USD akan terus jatuh sehingga minyak terpengaruh naik. Saya akan melakukan buy sesuai dengan rekomendasi analisa minyak, namun karena saya tidak memerlukan risk reward berdasarkan level-level yang terbentuk dan saya hanya perlu ketahanan modal, maka open posisi saya buka langsung dengan aturan sebagai berikut:

Open Posisi
1. Buy saya buka dengan lot 0.06 dengan perhitungan di rumus b pada point 3 dibawah. Ada sedikit perbedaan rumus b di point 3 yang saya pakai pada open posisi kali ini, target pips saya besarkan dengan mengalikan 10 sehingga lot menjadi lebih kecil dan menjauhkan akun saya dari MC.

2. Tujuan harga kali ini sebenarnya adalah 39.07, level tersebut merupakan level terdekat yag mungkin dituju harga saat ini.

3. Dengan perhitungan lot berikut saya memperkecil resiko trading saya

Rumus Lot awal = (balance/1000000)
Rumus Lot jika terjadi floating = (besar floating/target dalam pips*10)
Stop loss dihilangkan dan diganti dengan strategi martingale dan balance harus dipecah ke akun yang lain untuk dipergunakan trading dipair yang lain seperti pair forex cross dijurnal saya.
Besar modal awal per akun minimal 10000 (akun cent/ standart)

c_sf_085403_262261_gambar2 30 Maret 2016: Pelemahan Drastis Pada USD Memunculkan Peluang Buy Minyak