in Fundamental by yeremia
Senin, 18 April 2016:
Hari ke 3 pertemuan International Monetary Fund (IMF)

Jam 05:45 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Selandia Baru kwartal pertama tahun 2016 (Berdampak tinggi pada NZD)
Tidak seperti negara-negara mata uang utama yang merilis data CPI setiap bulan, Biro Statistik Selandia Baru merilis data CPI total tiap kwartal, dalam format quarter per quarter (q/q) dan quarter per year (q/y) atau inflasi tahunan. Data CPI yang mengukur tingkat inflasi ini selalu diperhatikan oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) sebagai pertimbangan dalam menentukan suku bunga.

Kwartal ke 4 tahun 2015 lalu CPI total q/q turun 0.5% (atau -0.5%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 0.2% dan merupakan persentase penurunan tertinggi dalam 7 tahun terakhir, sementara untuk basis tahunan (q/y) CPI total naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.4% dan merupakan persentase kenaikan terendah sejak kwartal ke 3 tahun 1999. Kenaikan inflasi tahunan kwartal ke 4 tahun 2015 tersebut terutama disebabkan oleh naiknya harga rumah baru dan harga sewa rumah, sementara harga bahan bakar turun.

Untuk kwartal pertama tahun 2016 diperkirakan CPI total q/q akan akan kembali naik 0.1% dan untuk q/y diperkirakan naik 0.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan NZD menguat.

Jam 08:30 WIB: data penjualan kendaraan bermotor di Australia bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada AUD)
Data yang dirilis oleh Biro Statistik Australia ini mengukur persentase perubahan jumlah penjualan mobil dan truk baru di Australia dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Naiknya permintaan akan produk-produk mahal dan tahan lama (durable goods) seperti mobil dan truk menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen.

Bulan Pebruari lalu jumlah penjualan mobil dan truk baru di Australia turun 0.1% (atau -0.1%) dibandingkan bulan Januari yang naik 0.4% (revisi dari data sebelumnya yang naik 0.5%). Untuk bulan Maret 2016 analis tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari persentase kenaikan bulan sebelumnya -0.1%) maka akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Jam 17:00 WIB: laporan bulanan Bundesbank Jerman (Berdampak medium pada EUR)
The Deutsche Bundesbank (Buba) adalah bank sentral Jerman yang merupakan bagian integral dari European System of Central Banks (ESCB). Bundesbank merilis laporan setiap bulan yang memuat berbagai artikel, statistik dan analisis mengenai kondisi perekonomian saat ini dan prediksinya di waktu yang akan datang dari sudut pandang bank sentral. Jika laporan berbeda dengan yang diterbitkan ECB maka akan berdampak pada pergerakan EUR.

Jam 19:30 WIB: data Foreign Securities Purchases di Canada bulan Pebruari 2016 (Berdampak medium pada CAD)
Data yang dirilis oleh Statistics Canada ini mengukur jumlah total pembelian saham-saham, bond dan asset keuangan Canada oleh investor luar negeri. Indikator ini berpengaruh langsung pada permintaan mata uang dollar Canada untuk membeli asset-asset domestik Canada. Disebut juga dengan International Transactions in Securities.

Bulan Januari lalu total pembelian asset Canada oleh investor luar negeri mencapai CAD 13.51 milyard, lebih tinggi dari perkiraan CAD 10.20 milyard dan yang tertinggi sejak Oktober 2015. Pembelian terbanyak adalah bond perusahaan swasta Canada. Untuk bulan Pebruari 2016 diperkirakan pembelian asset Canada akan turun ke angka CAD 7.52 milyard. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CAD.

Jam 19:30 WIB: pidato anggota FOMC William Dudley (Berdampak medium pada USD)

Presiden Federal Reserve Bank of New York yang juga anggota FOMC William Dudley dijadwalkan akan berbicara pada konperensi Federal Reserve Bank of New York.

Jam 21:00 WIB: indeks harga perumahan AS versi NAHB bulan April 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indeks yang dirilis oleh National Association of Home Builders (NAHB) ini dibuat berdasarkan survey terhadap 900 perusahaan konstruksi perumahan mengenai prospek pasar perumahan saat ini dan waktu mendatang. Angka indeks diatas 50.0 menunjukkan prospek yang positif, sedang angka dibawah 50.0 menunjukkan prospek negatif.

Indeks bulan Maret lalu berada pada angka 58, lebih rendah dari perkiraan 59 dan sama dengan indeks bulan Pebruari (terendah sejak bulan Juni 2015). Angka indeks yang relatif masih rendah ini menunjukkan turunnya inflasi di sektor perumahan. Untuk bulan April 2016 diperkirakan indeks akan kembali naik ke angka 59. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.