Senin, 16 Mei 2016:

Hari libur bank-bank di Swiss, Perancis dan Jerman (Whit Monday)

Jam 06:50 WIB: data Producer Price Index (PPI) Jepang bulan April 2016 (Berdampak medium pada JPY)
Indikator ini disebut juga dengan Corporate Goods Price Index (CGPI) dan dirilis setiap bulan oleh Bank of Japan (BoJ), mengukur perubahan harga di tingkat produsen selama sebulan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). PPI adalah indikator awal untuk inflasi di tingkat konsumen. PPI yang dirilis adalah PPI total, termasuk harga makanan dan energi.

Bulan Maret lalu PPI y/y turun 3.8% (atau -3.8%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 3.5% dan merupakan persentase penurunan tertinggi sejak Oktober 2015. Untuk bulan April 2016 diperkirakan PPI y/y akan kembali turun 3.7% (atau -3.7%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan JPY.

Jam 13:00 WIB: data Preliminary Machine Tool Orders Jepang bulan April 2016 (Berdampak medium pada JPY)
Data yang dirilis oleh Japan Machine Tool Builders Association (JMTBA) ini mengukur persentasi perubahan total order dari perusahaan pembuat machine tool di seluruh Jepang dalam kurun waktu sebulan. Machine Tool Order adalah indikator awal bagi output produksi sektor manufaktur karena dengan membeli machine tool maka aktivitas manufaktur diperkirakan akan meningkat, juga merupakan sinyal positif bagi pertambahan tenaga kerja di Jepang. Data ini dirilis dalam 2 versi yaitu preliminary (data awal) and final. Biasanya data preliminary lebih berdampak.

Bulan Maret lalu Machine Tool Order berkurang 21.2% (atau -21.2%), lebih baik dari bulan Pebruari yang berkurang 22.5%. Untuk bulan April 2016 analis tidak memberikan perkiraan. Jika hasil rilis lebih tinggi dari bulan sebelumnya (-21.2%) maka akan cenderung mendukung penguatan JPY.

Jam 19:30 WIB: indeks Empire State Manufacturing AS bulan Mei 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indikator ini disebut juga dengan New York Manufacturing Index, dan dirilis oleh Federal Reserve Bank of New York. Indeks ini mengukur kondisi dan ekspektasi bisnis di kawasan industri New York dan sekitarnya, dan dibuat berdasarkan survey terhadap 200 pelaku industri di kawasan ini mengenai kondisi bisnis saat ini dan harapannya untuk waktu yang akan datang.

Meski kawasan industri di New York relatif kecil, namun indeks ini dirilis lebih awal dari indeks Philly Fed Manufacturing dan indeks ISM Manufacturing sehingga bisa mencerminkan keadaan awal sektor manufaktur di AS yang bisa mempengaruhi tenaga kerja, pengeluaran konsumen dan investasi. Angka indeks yang positif (lebih besar dari nol) mencerminkan kondisi bisnis yang makin baik, dan angka negatif mencerminkan kondisi yang menurun.

Bulan April lalu indeks Empire State Manufacturing berada pada angka +9.6, jauh lebih tinggi dari perkiraan yang +2.1 dan yang tertinggi sejak Januari 2015 akibat naiknya indeks new orders, prices dan employment. Untuk bulan Mei 2016 diperkirakan indeks akan berada pada angka +7.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 21:00 WIB: indeks harga perumahan di AS versi NAHB bulan Mei 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indeks yang dirilis oleh National Association of Home Builders (NAHB) ini dibuat berdasarkan survey terhadap 900 perusahaan konstruksi perumahan mengenai prospek pasar perumahan saat ini dan waktu mendatang. Angka indeks diatas 50.0 menunjukkan prospek yang positif, sedang angka dibawah 50.0 menunjukkan prospek negatif.

Dalam 3 bulan secara berturut-turut sejak Pebruari lalu indeks berada pada angka 58, terendah sejak bulan Juni 2015. Angka indeks yang relatif masih rendah ini menunjukkan turunnya inflasi di sektor perumahan. Untuk bulan Mei 2016 diperkirakan indeks akan kembali naik ke angka 59. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 21:30 WIB: Bank of Canada (BoC) Review (Berdampak medium pada CAD)
Laporan ini dirilis 2 kali per tahun, berisi mengenai keadaan perekonomian Canada dari sudut pandang para analis keuangan dan para petinggi departemen keuangan Canada. Jika review dianggap hawkish maka akan cenderung mendukung penguatan CAD.

Selasa, 17 Mei 2016:
Jam 03:00 WIB: data Treasury International Capital (TIC) Long Term Purchases di AS bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indikator yang juga disebut Net Long-term Securities Transaction ini mengukur perbedaan antara asset jangka panjang dari luar negeri yang dibeli oleh penduduk AS dan asset jangka panjang AS yang dibeli oleh investor dari luar negeri selama periode satu bulan. Dengan demikian data ini menunjukkan neraca investasi domestik dan investasi asing di AS. Biasanya asset yang dimaksud adalah saham dan bond. Jumlah permintaan asset dalam negeri AS akan sangat berdampak pada nilai tukar mata uang US Dollar.

Bulan Pebruari lalu Net Long-term Securities Transaction mencapai USD 72 milyard, lebih tinggi dari perkiraan USD 32.2 milyard dan yang tertinggi sejak bulan Juni 2015. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan akan turun ke angka USD 36.5 milyard. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 08:30 WIB: notulen meeting Reserve Bank of Australia (RBA) tanggal 3 Mei 2016 (Berdampak tinggi pada AUD)
Notulen meeting ini dirilis 11 kali setiap tahun, sekitar 2 minggu setelah pengumuman suku bunga oleh RBA. Pertama kali dirilis pada Desember 2007. Notulen ini penting diperhatikan karena menyangkut pandangan bank sentral terhadap kondisi perekonomian Australia pada saat menentukan tingkat suku bunga. Jika hasil meeting hawkish maka AUD akan cenderung menguat, dan jika hasil meeting dovish AUD cenderung melemah. Pada meeting terakhirnya tanggal 3 Mei lalu RBA telah memotong suku bunga acuannya sebesar 0.25% dari 2.00% ke 1.75%.
Notulen meeting 3 Mei 2016 bisa dibaca disini.