in Fundamental by yeremia
Jum’at, 15 April 2016:
Pertemuan International Monetary Fund (IMF).

Jam 09:00 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) China kwartal pertama tahun 2016 (Berdampak tinggi pada AUD dan NZD)
GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi yang biasanya diumumkan per kwartal. Di China data ini dirilis oleh biro statistik nasional. Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan kwartal yang sama pada tahun sebelumnya (quarter per year atau q/y), dan perubahan per kwartal (quarter per quarter atau q/q). Data pertumbuhan China bisa berdampak pada pasar karena pengaruh China pada perekonomian global dan sentimen investor.

Sejak pertengahan tahun 2013 pertumbuhan ekonomi China (q/y) cenderung terus menurun akibat perlambatan investasi di sektor manufaktur dan properti. Kwartal ke 4 tahun 2015 GDP China q/y tumbuh 6.8%, lebih rendah dari perkiraan 6.9% dan merupakan persentase pertumbuhan tertendah sejak kwartal pertama tahun 2009. Turunnya angka pertumbuhan q/y tersebut disebabkan oleh output sektor manufaktur dan ekspor yang mengalami kontraksi.

Sementara untuk basis per kwartal (q/q) GDP kwartal ke 4 tahun 2015 tumbuh 1.6%, lebih rendah dari perkiraan yang akan tumbuh 1.7% dan kwartal ke 3 yang tumbuh 1.8%. Untuk kwartal pertama tahun 2016 diperkirakan GDP China q/y akan kembali tumbuh 6.7% dan q/q akan tumbuh 1.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung berdampak positif pada AUD, NZD dan EUR.

Jam 09:00 WIB: data Industrial Production China bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada AUD dan NZD)
Indikator yang disebut juga dengan Industrial Output ini mengukur hasil produksi yang dihasilkan oleh sektor manufaktur, pertambangan dan industri lainnya di China. Karena China merupakan partner dagang utama Australia, Canada dan Uni Eropa, maka perubahan output industri yang merupakan penggerak utama ekonomi China akan sangat mempengaruhi kondisi perekonomian partner dagangnya. Industrial Production dianggap sebagai salah satu indikator awal bagi laju perekonomian China. Hasil rilis berupa persentase perubahan dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Bulan Pebruari lalu output industri China y/y naik 5.4%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 5.6% dan merupakan persentase terendah sejak Nopember 2008. Pada bulan Pebruari 2016 sektor manufaktur naik 6.5%, sektor pertambangan naik 1.5% dan industri gas, air bersih dan listrik juga naik 1.5%. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan output industri China y/y akan kembali naik 5.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD dan NZD menguat.

Jam 16:00 WIB: data neraca perdagangan kawasan Euro bulan Pebruari 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur perbedaan volume ekspor dan volume impor barang-barang di kawasan Euro terhadap negara-negara lain (international trade). Biasanya data ini kurang berdampak karena neraca perdagangan Jerman dan perancis, 2 negara penyumbang terbesar volume perdagangan di kawasan Euro telah dirilis sebelumnya, kecuali jika terjadi perubahan data yang signifikan.

Sejak tahun 2012 neraca perdagangan kawasan Euro selalu surplus, bulan Januari 2016 lalu surplus sebesar € 21.2 milyard, lebih tinggi dari perkiraan yang akan surplus € 20.2 milyard tetapi merupakan surplus terendah dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan Pebruari 2016 diperkirakan perdagangan kawasan Euro akan kembali surplus sebesar € 21.9 milyard. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 19:30 WIB: data Manufacturing Sales Canada bulan Pebruari 2016 (Berdampak tinggi pada CAD)
Data ini mengukur persentasi perubahan total penjualan sektor manufaktur di Canada dibandingkan bulan sebelumnya. Disebut juga dengan Factory Sales. Jumlah penjualan sektor manufaktur adalah indikator awal pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Selain energi, Canada juga mengekspor produk-produk part otomotif dan pesawat terbang, telekomunikasi dan elektronika.

Bulan Januari lalu total penjualan sektor manufaktur di Canada naik 2.3% ke angka CAD 53.1 milyard dan merupakan rekor tertinggi akibat naiknya penjualan unit kendaraan bermotor, spare parts kendaraan bermotor dan makanan. Untuk bulan Pebruari 2016 diperkirakan total penjualan sektor manufaktur di Canada akan turun 1.4 (atau -1.4%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jam 20:15 WIB: data Industrial Production AS bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada USD)
Data ini dirilis oleh The Fed dan juga disebut dengan Factory Output. Industrial Production mengukur perubahan volume output yang dihasilkan oleh sektor manufaktur, pertambangan dan industri lainnya. Naik turunnya output produksi sangat bergantung pada siklus ekonomi, perubahan jumlah tenaga kerja dan pendapatan konsumen. Rilis data berupa persentasi perubahan month over month atau m/m (dibandingkan dengan bulan sebelumnya), dan year over year atau y/y (dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya). Yang berdampak adalah data m/m.

Output industri AS bulan Pebruari lalu turun 0.5% (atau -0.5%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 0.2% dan merupakan persentase penurunan tertinggi dalam 3 bulan terakhir akibat sektor pertambangan yang mengalami kontraksi. Sementara untuk basis tahunan (y/y) output industri AS bulan Pebruari turun 1.6% (atau -1.6%), lebih rendah dari Januari yang juga turun 1.2% . Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan output industri AS m/m akan kembali turun 0.1% (atau -0.1%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 21:00 WIB: indeks kepercayaan konsumen AS versi University of Michigan (UoM) bulan April 2016 (Preliminary) (Berdampak tinggi pada USD)
Data yang dirilis oleh University of Michigan (UoM) 2 kali setiap bulan ini mengukur kepercayaan konsumen terhadap kondisi bisnis dan keuangan di AS. Indeks kepercayaan konsumen UoM adalah salah satu yang selalu diperhatikan investor disamping indeks Conference Board (CB) Consumer Confidence. Indeks yang juga disebut Thomson Reuters / University of Michigan’s consumer sentiment ini dibuat berdasarkan survey dan dirilis dalam 2 versi dengan selang waktu 2 minggu, yaitu Preliminary atau data awal dan Revised atau data final. Indeks Preliminary dirilis lebih awal sehingga akan lebih berdampak.

Indeks UoM Consumer Sentiment AS bulan Maret 2016 final yang dirilis tanggal 1 April lalu berada pada angka 91.0, lebih tinggi dari data preliminary yang 90.0 tetapi lebih rendah dari data final bulan Pebruari yang 91.7 (revisi dari data sebelumnya yang 90.7). Indeks final bulan Maret tersebut adalah yang terendah dalam 5 bulan terakhir akibat indeks current economic conditions yang turun dari 106.8 ke 105.6 dan indeks consumer expectations yang turun dari 81.9 ke 81.5. Indeks UoM preliminary bulan April 2016 diperkirakan akan naik ke angka 91.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.