in Fundamental by yeremia
Rabu, 13 April 2016:
Jam 07:30 WIB: indeks kepercayaan konsumen Australia versi Westpac bulan April 2016 (Berdampak medium pada AUD)
Data yang dirilis oleh Westpac Banking Corporation ini sering disebut juga dengan Westpac-Melbourne Institute Consumer Confidence. Hasil rilis menunjukkan persentasi perubahan dari rilis sebelumnya. Data ini dibuat berdasarkan survey terhadap 1200 konsumen mengenai tingkat kondisi perekonomian Australia yang akan datang, kondisi tenaga kerja dan iklim bisnis, dan adalah indikator awal untuk pengeluaran konsumen.

Indeks kepercayaan konsumen turun 2.2% (atau -2.2%) dari 101.3 pada bulan Pebruari ke 99.1 pada bulan Maret 2016. Persentase perubahan indeks tersebut lebih rendah dari bulan Pebruari yang naik 4.2%. Untuk bulan April 2016 pasar tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari persentase perubahan bulan sebelumnya (-2.2%) maka akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Waktu tentative: data neraca perdagangan China bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada AUD dan NZD)
Data yang dirilis oleh Customs General Administration of China (CGAC) ini mengukur perbedaan total nilai impor dan ekspor dalam periode waktu satu bulan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Jika nilai total ekspor lebih besar dari nilai total impor maka neraca perdagangan mengalami surplus, jika sebaliknya maka perdagangan mengalami defisit. Volume perdagangan China yang meningkat akan berdampak positif pada partner dagangnya terutama Australia, Selandia Baru dan Canada yang banyak mengekspor komoditi pertambangan dan bahan makanan olahan ke China.

Bulan Pebruari lalu perdagangan China kembali surplus sebesar USD 32.59 milyard y/y, lebih rendah dari perkiraan yang akan surplus USD 51.20 milyard dan merupakan surplus terendah sejak bulan Maret 2015 akibat ekspor yang turun 25.4% (y/y) sementara impor turun 13.8% (y/y). Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan perdagangan China y/y akan kembali surplus USD 30.20 milyard. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada AUD dan NZD.

Jam 16:00 WIB: data Industrial Production kawasan Euro bulan Pebruari 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Data ini mengukur persentase perubahan output sektor manufaktur, pertambangan dan energi di kawasan Euro. Rilis data berupa persentase perubahan month over month (m/m) yaitu persentase perubahan yang dibandingkan bulan lalu, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Yang lebih berdampak adalah data m/m. Sektor industri menyumbang sekitar 25% dari total GDP kawasan Euro. Karena indikator yang sama untuk Jerman dan Perancis telah dirilis sebelumnya, data ini relatif kurang berdampak kecuali terjadi perubahan signifikan.

Industrial Production kawasan Euro bulan Januari lalu naik 2.1%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.7% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak Pebruari 2015, sementara untuk basis tahunan (y/y) bulan Januari juga naik 2.8%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.4% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak Agustus 2011. Untuk bulan Pebruari 2016 diperkirakan Industrial Production kawasan Euro m/m akan turun 0.6% (atau -0.6%) dan y/y diperkirakan naik 1.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 19:30 WIB: data Retail Sales AS bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Angka penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan dan pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi pertumbuhan. Rilis data menunjukkan persentasi perubahan penjualan retail dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Ada dua rilis, penjualan retail inti yang tidak termasuk otomotif (Core Retail Sales atau Retail Sales Ex Autos), dan penjualan retail total atau disebut juga Advance Retail Sales, masing-masing untuk data perubahan bulanan (month over month atau m/m) dan data tahunan (year over year atau y/y). Penjualan retail bulanan lebih berdampak.

Bulan Pebruari lalu Advance Retail Sales AS m/m turun 0.1% (atau -0.1%), sesuai dengan perkiraan dan lebih baik dari bulan Januari yang turun 0.4% (revisi dari data sebelumnya yang naik 0.2%), sementara untuk penjualan retail inti bulan Pebruari juga turun 0.1%, lebih baik dari perkiraan yang akan turun 0.2% dan juga lebih baik dari bulan Januari yang turun 0.4% (revisi dari data sebelumnya yang naik 0.1%). Untuk Advance Retail Sales y/y bulan Pebruari 2016 naik 3.1%, persentase kenaikan tertinggi dalam setahun terakhir.

Penurunan penjualan retail bulan Pebruari 2016 terjadi pada gasoline station (-4.4%), toko serba ada (-1.1%), toko furniture (-0.5%), spare part kendaraan bermotor (-0.2%), toko makanan dan minuman (-0.2%) dan toko produk-produk elektronik (-0.1%). Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan Advance Retail Sales m/m akan kembali naik 0.1% dan Core Retail Sales m/m akan naik 0.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 19:30 WIB: data Producer Price Index (PPI) AS bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Indikator yang juga disebut Finished Goods PPI atau Wholesale Prices ini mengukur persentasi perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi ditingkat konsumen, karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen akan dibebankan ke konsumen. Kriteria PPI juga mencakup jasa konstruksi, belanja pemerintah dan ekspor. Ada 2 data yang dirilis yaitu PPI inti (Core PPI) dan PPI total, masing-masing untuk m/m (month over month) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan y/y (year over year) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. PPI inti tidak termasuk harga makanan dan energi. Di AS yang lebih berdampak adalah PPI total m/m.

PPI total AS bulan Pebruari lalu turun 0.2% (atau -0.2%) dibandingkan Januari, sesuai dengan perkiraan dan lebih rendah dari Januari yang naik 0.1%, sementara untuk basis tahunan (y/y) PPI total bulan Pebruari 2016 stagnan atau 0.0%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.1%. Untuk PPI inti bulan Pebruari 2016 juga stagnan, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.1% dan yang terendah sejak bulan Nopember 2015. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan PPI total m/m dan y/y akan kembali naik 0.3% sementara PPI inti m/m akan naik 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 21:00 WIB: hasil meeting Bank of Canada (BoC) (Berdampak tinggi pada CAD)
1. Pengumuman suku bunga BoC bulan April 2016
Suku bunga BoC dijadwalkan di-update 8 kali dalam setahun dengan konsensus (permufakatan) antara anggota dewan gubernur bank sentral. Dalam tahun ini bank sentral Canada telah memangkas suku bunganya 2 kali masing-masing sebesar 0.25% yaitu pada bulan Januari 2015 dan Juli 2015 sehingga suku bunga acuan terakhir adalah 0.5%.

Terakhir kali BoC memotong suku bunga pada 15 Juli 2015 sebesar 0.25% dari 0.75% ke 0.50%. Dengan reboundnya harga minyak mentah dan menguatnya CAD sejak pertengahan bulan Januari lalu maka diperkirakan BoC akan mempertahankan suku bunga acuannya pada 0.50%. Jika BoC kembali memangkas suku bunga maka CAD akan cenderung melemah. Statement BoC bisa dilihat disini.

2. Rilis laporan kebijakan moneter BoC (Berdampak tinggi pada CAD)
Laporan ini dirilis oleh BoC setiap kwartal, berisi mengenai pandangan bank sentral terhadap kondisi perekonomian global dan perekonomian Canada terutama yang berhubungan dengan tingkat inflasi untuk memperoleh gambaran target inflasi bank sentral pada waktu yang akan datang.
Laporan kebijakan moneter BoC bisa diunduh disini.

Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 8 April 2016 (Berdampak pada USD dan CAD)
Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barrel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS namun berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Canada.

Karena menyangkut tingkat persediaan, indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi. Minggu lalu persediaan minyak mentah untuk industri berkurang sebesar 4.9 juta barrel, lebih rendah dari perkiraan yang akan bertambah 3.1 juta barrel dan merupakan pengurangan pertama setelah pertambahan selama 7 minggu berturut-turut. Untuk minggu ini diperkirakan persediaan minyak mentah untuk industri akan kembali bertambah 1.0 juta barrel. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada USD.

Jam 22:15 WIB: konperensi pers BoC yang dihadiri gubernur Stephen Poloz (Berdampak tinggi pada CAD)
Konperensi pers BoC bisa dipantau di: http://www.bankofcanada.ca/press/webcasts/